Persoalan Sampah di Jakarta Belum Teratasi, Penambahan RDF Plant Diharapkan Bisa Kurangi Beban Bantargebang

AKURAT.CO Persoalan sampah di Provinsi Jakarta masih menjadi isu besar yang tidak kunjung selesai.
Setiap hari, Jakarta menghasilkan hingga 8.000 ton sampah yang menyebabkan gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, semakin tinggi.
Anggota Komisi D DPRD Jakarta, Judistira Hermawan, menyatakan, penanganan tumpukan sampah di Jakarta dapat lebih efektif jika dikelola menggunakan teknologi canggih, seperti metode Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant.
Menurut dia, RDF Plant yang dimiliki Pemprov Jakarta di Rorotan mampu mengolah sampah hingga 2.500 ton per hari.
Sehingga, Judistira optimistis, penambahan fasilitas RDF dapat membantu mengurangi beban sampah yang dibawa ke Bantargebang.
"Saya kira kita perlu menambah RDF, salah satunya untuk Jakarta Barat. Roadmap pengelolaan sampah sudah bisa kita petakan dan ke depan pengelolaan sampah di Jakarta Insya Allah bisa lebih baik dan tertata," jelasnya, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: Kemasan Mini, Sampah Maksimal: Produsen AMDK Ogah Patuhi Regulasi Pengurangan Plastik
Judistira mengatakan, penambahan RDF Plant yang mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara dapat mengurangi kelebihan kapasitas TPST Bantargebang.
Di samping itu, biaya pengangkutan sampah juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Oleh karenanya, Judistira berharap Pemprov Jakarta dapat meningkatkan kualitas RDF Plant yang ada.
Baca Juga: Aspal Plastik Solusi Kelola Sampah dari Chandra Asri Group untuk Infrastruktur Berkelanjutan
Agar proses pengolahan sampah tidak menimbulkan bau yang mengganggu warga.
Pasalnya, warga sekitar RDF Plant Rorotan saat ini mengeluhkan bau tak sedap yang keluar dari cerobong asap pengolahan sampah.
"Saat ini kami nilai ideal adalah RDF yang sedang disempurnakan agar tidak bau dan sebagainya. Ini harus dikelola dengan baik. Dan kami berharap dengan pengelolaan yang lebih baik, Jakarta bisa lebih sehat dan bersih di masa depan," jelas Judistira.
Baca Juga: Peringati HPSN, Agustina Siap Luncurkan Program Pilah Sampah di Tingkat RT
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








