YIPB Gandeng Grab dan OVO Luncurkan Program MBG untuk Anak Berkebutuhan Khusus

AKURAT.CO Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bekerja sama dengan OVO dan Grab Indonesia resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar 1.500 murid dan guru di 11 Sekolah Khusus (SKH) se-Tangerang Raya.
Program ini akan berjalan hingga April 2026 dan merupakan langkah konkret dalam mendukung agenda nasional “8 Program Hasil Terbaik Cepat” dari pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sebagai titik awal perluasan, peluncuran program ini ditandai dengan uji coba dan syukuran di SKH Yayasan Karya Dharma Wanita (YKDW) 01–03 Kota Tangerang, Senin (14/4/2025).
Seremoni ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh para tokoh kunci: Cahaya Manthovani (Ketua Pelaksana Harian YIPB), Maya Miranda Ambarsari (Ketua Pembina YIPB), Tirza Reinata (Chief of Public Affairs Grab Indonesia), dan Titin Suhartini (Ketua YKDW Kota Tangerang).
"Program ini bukan hanya soal makanan sehat. Ini adalah bentuk perhatian nyata dan kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Cahaya Manthovani dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi sosial seperti ini membuktikan bahwa dampak positif dapat terwujud ketika semua pihak bersinergi.
Baca Juga: Live Score Laga Timnas U17 Indonesia vs Korea Utara: Pantau Aksi Garuda Muda Secara Legal dan Mudah!
Sebelumnya, program serupa telah dijalankan di SLB Negeri 07 Jakarta dan mendapat respons sangat positif dari siswa, guru, dan orang tua.
Ketua Pembina YIPB, Maya Miranda Ambarsari, menekankan bahwa akses gizi yang baik adalah pondasi utama bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan lebih baik.
“Kami percaya semua anak, tanpa terkecuali, berhak tumbuh sehat dan mendapat kesempatan yang adil dalam pendidikan dan kehidupan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua YKDW Kota Tangerang, Titin Suhartini, menyebut bahwa program ini membawa harapan baru bagi sekolah-sekolah khusus.
“Anak-anak kami punya semangat besar, tapi kebutuhan mereka berbeda. Bantuan ini menumbuhkan rasa percaya diri karena mereka merasa diperhatikan,” ungkapnya.
Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra, menyampaikan, partisipasi pihaknya bukan sekadar bentuk CSR, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang membangun masyarakat yang inklusif.
“Teknologi harus punya manfaat nyata bagi semua kalangan, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus,” jelasnya.
Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Reinata, menambahkan, seluruh bahan makanan disediakan oleh mitra merchant UMKM sekitar.
Hal ini menjadikan program tidak hanya berdampak pada pendidikan dan kesehatan, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami ingin membangun ekosistem inklusif yang memberdayakan masyarakat dari segala sisi,” katanya.
Menu makanan yang disediakan telah disusun berdasarkan rekomendasi Badan Gizi Nasional, dengan penyesuaian khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Meski saat ini cakupan masih berfokus di wilayah Tangerang Raya, pihak YIPB dan mitra berharap program ini akan terus berkembang secara nasional, menjangkau lebih banyak SLB di berbagai daerah Indonesia.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Ini baru langkah awal,” tutup Maya Miranda.
Baca Juga: Kronologi Lengkap! Sempat Menghilang Saat Mudik, Mahasiswa UGM Ditemukan Tewas di Selokan Magetan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








