Akurat
Pemprov Sumsel

Pemprov Jakarta Tebus Ribuan Ijazah Siswa, Ada yang Nyangkut Lima Tahun

Citra Puspitaningrum | 2 Mei 2025, 11:27 WIB
Pemprov Jakarta Tebus Ribuan Ijazah Siswa, Ada yang Nyangkut Lima Tahun

AKURAT.CO Hari Pendidikan Nasional 2025 disambut gebrakan luar biasa dari Gubernur Jakarta, Pramono Anung, terkait ijazah siswa yang tertahan di sekolah.

Pramono mengumumkan pemutihan ijazah tahap kedua yang menyasar ribuan siswa tidak mampu.

Tidak main-main, ada 6.652 ijazah yang selama ini nyangkut gara-gara tunggakan, secara bertahap mulai ditebus Pemprov Jakarta.

"Ini adalah bentuk kehadiran negara. Saya tadi tanya langsung, ada yang ijazahnya tertahan sampai lima tahun karena tunggakan sampai Rp17 juta. Sekarang pemerintah hadir untuk menebus semua itu," jelasnya, usai upacara peringatan Hardiknas, di Balai Kota, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga: Ribuan Ijazah Pelajar di Jakarta Tertahan, Tunggakan Mencapai Rp34 Miliar

Program ini disebut sebagai bagian dari Quick Win 100 Hari duet Pramono Anung dan Rano Karno.

Politikus PDIP itu menyatakan pihaknya telah menyelesaikan tahap pertama pemutihan ijazah dengan total 117 siswa.

Kemudian, pada tahap kedua melonjak drastis jadi 371 dan kini total bantuan mencakup untuk 6.652 siswa.

Adapun, anggaran untuk menebus ijazah yang tertahan telah dipersiapkan dengan menggandeng Baznas Basis, Dinas Pendidikan dan Pemprov Jakarta.

Baca Juga: Kasus Penahanan Ijazah Karyawan, DPR: Harus Jadi Momentum Pembenahan Sistem Ketenagakerjaan

Tidak hanya itu, Pramono juga mengumumkan rencana revitalisasi ruang belajar rakyat.

Dia menyebut, taman, museum hingga perpustakaan akan buka sampai malam.

"Mungkin sampai jam 10 atau 11 malam. Anak-anak butuh ruang belajar dan kita siapkan itu," ujarnya.

Pramono memastikan bahwa program 100 hari kerja yang diusung bersama Wagub Jakarta, Rano Karno, bukan hanya sekadar janji kampanye semata.

Baca Juga: Pemutihan Ijazah Warga Jakarta Dibereskan Bertahap

Perlahan tapi pasti, janji-janji kampanye tersebut mulai dituntaskan.

"Karena ini merupakan bagian untuk memberikan pendidikan dan juga kesempatan pada anak-anak yang membutuhkan," jelasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.