DPRD DKI Jakarta Desak Pemprov Bangun Pusat Pentas Seni Harian untuk Wisatawan

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didesak segera membangun pusat pertunjukan seni yang aktif setiap hari dan bisa dinikmati wisatawan.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana, mengatakan, Jakarta sebagai ibu kota negara seharusnya memiliki tempat seni yang hidup dan representatif bagi para pelaku seni serta menarik bagi wisatawan.
"Sudah waktunya Jakarta punya panggung seni yang bisa dinikmati setiap hari. Ini penting agar seniman punya ruang berekspresi sekaligus bisa hidup sejahtera dari karyanya," ujar Yudha, Minggu (18/5/2025).
Ia menyoroti minimnya pilihan atraksi budaya harian bagi turis yang berkunjung ke Jakarta.
Jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Bali dengan Tari Kecaknya atau Bandung dengan Saung Angklung Udjo, Jakarta dinilai masih belum memiliki ikon pentas seni yang berjalan secara konsisten.
"Ketika wisatawan datang ke Jakarta, mereka tidak tahu harus ke mana untuk menikmati seni budaya lokal secara reguler. Ini tantangan besar bagi kita," lanjut Yudha.
Baca Juga: Salip AS dan China! Indonesia Kini Tercepat Daftarkan Merek, Cuma 6 Bulan dan Termurah di Dunia!
Yudha menekankan bahwa kehadiran pusat pentas seni tak hanya akan memperkaya destinasi hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para seniman lokal.
Ia menyebut, dengan ekosistem yang baik dan manajemen profesional, pusat seni tersebut bisa berjalan secara mandiri tanpa terus bergantung pada subsidi pemerintah.
"Kalau sistemnya hidup dan dikelola dengan baik, maka para seniman bisa digaji dari hasil penjualan tiket atau sponsor, tidak perlu lagi disubsidi terus-menerus," tegasnya.
Ia juga menilai bahwa saat ini Dinas Kebudayaan DKI Jakarta belum maksimal dalam mengoptimalkan potensi seni budaya di ibu kota.
Lokasi seperti Setu Babakan, menurutnya, belum cukup untuk menjadi wajah utama seni Jakarta karena hanya beroperasi pada waktu tertentu dan terbatas dalam jenis pertunjukannya.
Yudha pun mengusulkan agar pusat seni Jakarta menjadi proyek unggulan yang bisa mempersatukan berbagai komunitas seni dari seluruh wilayah.
Ia berharap proyek ini bisa menjadi magnet budaya sekaligus tempat wisata yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
"Jakarta harus punya panggung impian bagi para seniman, seperti Broadway-nya Indonesia. Harus dikelola serius dan jadi ikon budaya kota," pungkasnya.
Baca Juga: OpenAI Luncurkan Codex: Asisten AI Pemrograman Paling Canggih yang Siap Ubah Cara Developer Bekerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










