Transjakarta Tegas Tangani Kasus Pelecehan Seksual, Pelaku Terancam Dipecat!

AKURAT.CO PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan komitmen tanpa kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan pelecehan seksual di lingkungan kerja.
Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan perusahaan telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada karyawan yang terlibat dalam kasus dugaan pelecehan yang belakangan disuarakan publik.
“Mengenai kasus yang melibatkan Koordinator Lapangan, kasus tersebut sudah ditindaklanjuti. Karyawan yang bersangkutan telah mendapat sanksi disiplin sesuai peraturan, yaitu Surat Peringatan Kedua (SP2),” ujar Ayu dalam keterangan tertulis, Kamis (13/11/2025).
Namun, Ayu menegaskan penyelidikan internal belum berhenti sampai di situ. Jika ditemukan bukti tambahan yang memperkuat dugaan pelanggaran, Transjakarta siap mengambil langkah lebih tegas.
“Kami akan melakukan tindakan tegas, termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK), jika ditemukan bukti-bukti baru yang mendukung keputusan tersebut,” tegasnya.
Baca Juga: RUU KUHAP Jadi Momentum Modernisasi Sistem Peradilan Pidana
Transjakarta, lanjut Ayu, berpegang pada prinsip berpihak kepada korban.
Perusahaan juga berkomitmen memberikan pendampingan penuh apabila kasus ini berlanjut ke ranah hukum.
“Transjakarta tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran apa pun oleh siapa pun. Kami memastikan lingkungan kerja yang aman dan berkeadilan bagi seluruh karyawan,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua PUK SPDT FSPMI PT Transjakarta, Indra Kurniawan, mengungkapkan bahwa dugaan pelecehan tersebut telah berlangsung sejak enam bulan lalu.
Dua terduga pelaku diketahui menjabat sebagai Koordinator Lapangan Bidang Pelayanan dan Pengendalian Bus Wisata.
“Dua pelaku ini adalah atasan atau leader dari korban yang merupakan bawahannya,” kata Indra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








