Akurat
Pemprov Sumsel

Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang di H+2 Lebaran

Ayu Rachmaningtyas | 22 Maret 2026, 20:02 WIB
Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang di H+2 Lebaran
Pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan. (Akurat.co/Ayu Rachmaningtyas)

AKURAT.CO Manajemen Taman Margasatwa Ragunan memprediksi puncak kunjungan akan terjadi di H+2 Lebaran 2026, atau pada Senin (23/3/2026), dengan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 100 Ribu.

Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan pihaknya melihat tradisi di tahun-tahun sebelumnya. Di mana puncak libur pada musim Idulfitri pada hari lebaran ketiga, dengan jumlah pengunjung dapat pencapai ratusan ribu.

"Kalau berdasarkan pengalaman ya, pengalaman dari tahun ke tahun kalau Lebaran itu biasanya hari ketiga. Ya, hari ketiga itu jatuhnya besok ya kemungkinan ya. Kalau prediksi kami, kemungkinan besok akan lebih ramai," kata dia saat ditemui di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2026).

Baca Juga: Tembus Puluhan Ribu Pengunjung! Ragunan Masih Jadi Primadona Saat Libur Lebaran 2026

Dia mengatakan, tahun lalu jumlah pengunjung dapat menyentuh di angka 113 ribu. Maka diharapkan tahun ini jumlah pengunjung yang berlibur di Ragunan dapat mendekati angka tersebut.

"Tahun lalu 113.000 pengunjung di hari ketiga. Ya, tahun ini targetnya enggak jauh-jauh dari situ lah ya," ujarnya.

Optimisme tersebut dilihat dari hari pertama dibukanya ragunan pada hari kedua libur lebaran. Mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2018 bahwa hari pertama Lebaran itu Ragunan ditutup.

"Tapi kalau melihat hari ini data pengunjung cukup tinggi ya untuk hari pertama sendiri dengan total 72.311 dengan rincian 53.002 pengunjung dewasa dan 19.309 anak-anak," jelasnya.

Bambang menyatakan, terkait pengamanan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak seperti TNI, Polri, Satpol PP, serta dinas perhubungan serta pengamanan dalam (pamdal). Serta menyediakan posko-posko kesehatan di beberapa titik di dalam area yang bekerj sama dengan dinas kesehatan.

"Petugas pelayanan ada 854 petugas ya, terdiri dari ASN, PJLP, kemudian P3K, dan ada petugas musiman yang kita sebutnya insidentil ya, ada 170 petugas. Itu termasuk dalam totalitas tadi," ucapnya.

Baca Juga: Rano Karno Mau Bangun Monorel ke Ragunan, Komisi D DPRD: Belum Ada Alokasi Anggaran

Terkait kendaraan roda empat yang masuk ke dalam area dalam ragunan, hal ini menjadi bentuk antisipasi dalam menangani banyaknya kendaraan yang masuk ke ragunan.

"Kami akan melakukan improvisasi seperti ini untuk mengantisipasi dan menangani banyaknya kendaraan yang masuk ke Ragunan," tuturnya.

Dia menegaskan, agar tidak terjadi penumpukan pihaknya juga memisahkan akses masuk dan keluar kendaraan roda empat. Di mana akses masuk melalui Pintu Utara atau Barat, kemudian untuk akses keluar diarahkan ke Pintu Timur dan Selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.