Polri Catat 251 Kecelakaan Saat Arus Balik, 17 Orang Meninggal Dunia

AKURAT.CO Polri mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan berkendara di tengah arus mudik dan balik Lebaran 2026, menyusul masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala, mengungkapkan dalam kurun waktu Minggu (22/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Senin (23/3/2026) pukul 06.00 WIB, tercatat ada 251 kejadian kecelakaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 28 orang mengalami luka berat dan 48 lainnya luka ringan. Total kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut mencapai lebih dari Rp314 juta.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026: Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Lengkap
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama," ujar Marupa dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).
Selain mencatat angka kecelakaan, Polri juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Tercatat terdapat 11 pelanggaran, terdiri dari lima pelanggaran melalui sistem tilang elektronik (ETLE) dan enam pelanggaran non-ETLE, serta lima teguran kepada pengguna jalan.
Di sisi lain, pengamanan juga diperkuat di sejumlah titik strategis, seperti tempat wisata, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, pusat perbelanjaan, hingga jalur arteri dan jalan tol.
Berdasarkan data pergerakan transportasi umum, aktivitas perjalanan masyarakat selama periode ini masih cukup tinggi. Tercatat sebanyak 871 perjalanan kapal dengan total 223.317 penumpang di 36 pelabuhan.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026, Polri: One Way Nasional Diberlakukan 24 Maret
Sementara itu, moda kereta api mencatat 2.922 perjalanan dengan total 1,52 juta penumpang. Untuk transportasi udara, terdapat 1.565 penerbangan yang mengangkut 179.549 penumpang.
Polri juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat berwisata, terutama di lokasi wisata air, serta memperhatikan kapasitas dan aspek keselamatan.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan," tutup Marupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






