Efek Kecelakaan Maut KRL-KA Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang Commuter Line Menumpuk di Manggarai

AKURAT.CO Kepadatan penumpang terjadi di sejumlah rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang setelah insiden kecelakaan antara kereta commuter line dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Gangguan operasional akibat kecelakaan tersebut memicu lonjakan penumpang di Stasiun Manggarai.
Sejumlah perjalanan KRL tertahan, menyebabkan penumpang menumpuk di dalam gerbong tanpa kepastian waktu keberangkatan.
Dari pantauan di lokasi, kondisi di dalam kereta sangat padat hingga nyaris tidak menyisakan ruang gerak.
Sebagian besar penumpang terpaksa berdiri berhimpitan sambil berpegangan pada gantungan tangan.
Situasi semakin tidak nyaman karena sirkulasi udara terbatas, sementara mobilitas di dalam gerbong praktis terhenti.
Rizki (30), salah satu penumpang, mengaku telah tertahan di dalam kereta selama lebih dari satu jam.
“Saya sampai Manggarai sebelum jam 10 malam, sekitar 21.49 WIB. Sampai sekarang belum jalan juga,” ujarnya.
Penumpang lainnya terlihat hanya bisa bertahan di tempat, sementara sebagian mencoba mencari informasi melalui ponsel terkait gangguan perjalanan tersebut.
Baca Juga: Dua Tewas dalam Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Rizki juga menyoroti kondisi pelayanan di tengah situasi darurat.
“Memang ada kecelakaan di Bekasi Timur, tapi pelayanan di sini jangan diabaikan. Jangan sampai malah memicu masalah baru karena penumpang dipaksa desak-desakan,” katanya.
Hal senada disampaikan Rini (26), yang juga terdampak penundaan perjalanan. Ia mengaku harus menunggu lama untuk melanjutkan perjalanan ke Bekasi.
“Iya, saya juga nunggu, tapi malah harus berdesakan seperti ini. Memang ada kecelakaan, tapi jangan sampai penumpang yang di sini jadi korban juga,” ujarnya.
Sebagai informasi, kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.52 WIB, melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.
Insiden tersebut menyebabkan gangguan signifikan pada perjalanan kereta di lintas Bekasi–Cikarang.
Pihak operator melalui keterangan resmi juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa.
Saat ini, fokus utama masih pada proses evakuasi korban serta pemulihan operasional perjalanan kereta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









