Akurat Logo

Efek Kecelakaan Maut KRL-KA Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang Commuter Line Menumpuk di Manggarai

Okto Rizki Alpino | 27 April 2026, 23:38 WIB
Efek Kecelakaan Maut KRL-KA Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang Commuter Line Menumpuk di Manggarai
Kepadatan penumpang terjadi di sejumlah rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang setelah insiden kecelakaan antara kereta commuter line dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

AKURAT.CO Kepadatan penumpang terjadi di sejumlah rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang setelah insiden kecelakaan antara kereta commuter line dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Gangguan operasional akibat kecelakaan tersebut memicu lonjakan penumpang di Stasiun Manggarai.

Sejumlah perjalanan KRL tertahan, menyebabkan penumpang menumpuk di dalam gerbong tanpa kepastian waktu keberangkatan.

Dari pantauan di lokasi, kondisi di dalam kereta sangat padat hingga nyaris tidak menyisakan ruang gerak.

Sebagian besar penumpang terpaksa berdiri berhimpitan sambil berpegangan pada gantungan tangan.

Situasi semakin tidak nyaman karena sirkulasi udara terbatas, sementara mobilitas di dalam gerbong praktis terhenti.

Rizki (30), salah satu penumpang, mengaku telah tertahan di dalam kereta selama lebih dari satu jam.

“Saya sampai Manggarai sebelum jam 10 malam, sekitar 21.49 WIB. Sampai sekarang belum jalan juga,” ujarnya.

Penumpang lainnya terlihat hanya bisa bertahan di tempat, sementara sebagian mencoba mencari informasi melalui ponsel terkait gangguan perjalanan tersebut.

Baca Juga: Dua Tewas dalam Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Rizki juga menyoroti kondisi pelayanan di tengah situasi darurat.

“Memang ada kecelakaan di Bekasi Timur, tapi pelayanan di sini jangan diabaikan. Jangan sampai malah memicu masalah baru karena penumpang dipaksa desak-desakan,” katanya.

Hal senada disampaikan Rini (26), yang juga terdampak penundaan perjalanan. Ia mengaku harus menunggu lama untuk melanjutkan perjalanan ke Bekasi.

“Iya, saya juga nunggu, tapi malah harus berdesakan seperti ini. Memang ada kecelakaan, tapi jangan sampai penumpang yang di sini jadi korban juga,” ujarnya.

Sebagai informasi, kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.52 WIB, melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

Insiden tersebut menyebabkan gangguan signifikan pada perjalanan kereta di lintas Bekasi–Cikarang.

Pihak operator melalui keterangan resmi juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa.

Saat ini, fokus utama masih pada proses evakuasi korban serta pemulihan operasional perjalanan kereta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.