679 Warga Kebon Kosong Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran, Pemprov Jakarta Siapkan Bantuan

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengatakan Pemprov Jakarta turut prihatin atas peristiwa kebakaran di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, guna mencegah terjadinya kebakaran.
"Pemprov Jakarta prihatin dengan kejadian ini. Sekali lagi yang bisa kita lakukan adalah mengulangi dan mewarning kepada masyarakat, yang harus pertama kali dijaga adalah listrik," kata Rano saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: Rano Karno: 95 Persen Kebakaran di Jakarta Dipicu Korsleting Listrik
Dia menjelaskan, mayoritas kasus kebakaran di Jakarta masih disebabkan oleh korsleting listrik. Berdasarkan hasil survei yang dimiliki Pemprov Jakarta, sekitar 95 persen kebakaran dipicu oleh gangguan pada instalasi listrik.
"Karena di Jakarta ini hampir rata-rata kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Itu berdasarkan survei kita hampir 95 persen. Nah, jadi ini menjadi perhatian kita," ujarnya.
Dia mengaku sebenarnya ingin mengunjungi lokasi sejak malam hari setelah kebakaran terjadi. Namun, rencana tersebut ditunda atas pertimbangan kondisi lapangan yang masih belum kondusif.
"Hari ini sebetulnya dari semalam saya ingin ke sini, cuma kalau semalam dari Pak Wali menyarankan jangan dulu karena akan terjadi kekacauan. Kadang-kadang kalau saya hadir bukan menjadi enak tapi menjadi ribet. Itulah makanya siang ini saya datang," ucapnya.
Dia juga menyampaikan salam dari Gubernur Jakarta Pramono Anung yang saat ini masih berada di Madinah. Sebelum kembali ke Jakarta, Pramono disebut telah menghubunginya dan menitipkan pesan kepada warga terdampak agar tetap sabar menghadapi musibah tersebut.
"Insya Allah hari ini Pak Gub akan tiba. Mudah-mudahan beliau mendarat di Jakarta jam 2 siang ini. Sebelum berangkat, beliau menelepon saya dari Madinah, kirim salam pada masyarakat, mudah-mudahan sabar menghadapi musibah ini," tuturnya.
Baca Juga: Korban Kebakaran Kebon Kosong Dapat Layanan Kesehatan, Logistik, hingga Trauma Healing
Berdasarkan rekapitulasi sementara, dari total 679 warga terdampak, terdiri atas 326 laki-laki dan 353 perempuan. Di antara mereka terdapat 35 lanjut usia (lansia), 90 balita, 53 anak usia sekolah dasar (SD), enam anak usia sekolah menengah pertama (SMP), 22 remaja usia sekolah menengah kejuruan (SMK), serta 414 warga dewasa termasuk ibu hamil.
Untuk memenuhi kebutuhan para penyintas, Pemprov Jakarta telah mendirikan sejumlah fasilitas darurat di Lapangan Yusuf Hamka. Fasilitas tersebut meliputi posko kesehatan, dapur umum, hingga layanan dukungan psikologis khusus bagi anak-anak.
"Seperti teman-teman lihat, sudah menyiapkan posko di Lapangan Yusuf Hamka ini, lengkap ada posko kesehatan, ada dapur umum, kemudian ada posko dukungan psikologi untuk anak-anak," kata Rano.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






