Akurat Logo

Harga Pertamax Naik, Pramono Gencar Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum

Okto Rizki Alpino | 10 Juni 2026, 19:39 WIB
Harga Pertamax Naik, Pramono Gencar Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum
Gubernur Jakarta, Pramono Anung. (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax berpotensi mendorong lebih banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.

Untuk mempercepat peralihan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menggencarkan kampanye penggunaan angkutan massal di Jakarta.

Jakarta saat ini telah memiliki jaringan transportasi umum yang semakin terintegrasi. Selain itu, Pemprov Jakarta juga memberikan fasilitas gratis bagi 15 golongan masyarakat untuk menggunakan layanan transportasi publik.

Baca Juga: Kenaikan Pertamax Dinilai Realistis, Pengamat Ingatkan Potensi Migrasi ke Pertalite

"Apalagi dengan kenaikan BBM ini maka peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar. Apalagi ke 15 golongan kan kita gratiskan, apakah itu orang tua, ASN, TNI, Polri, termasuk wartawan kan kita gratiskan," kata Pramono di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, kenaikan biaya penggunaan kendaraan pribadi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum. Karena itu, Pemprov Jakarta akan terus mendorong masyarakat agar beralih ke moda transportasi massal yang telah tersedia.

"Saya akan secara sungguh-sungguh campaign untuk naik transportasi umum. Konektivitas kita seperti yang saya sampaikan sekarang sudah 93 persen, tapi orang yang menggunakan transportasi umum baru di bawah 30 persen," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tingkat keterhubungan antarmoda transportasi di Jakarta saat ini telah mencapai 93 persen. Namun, angka penggunaan transportasi umum masih relatif rendah karena belum mencapai 30 persen dari total mobilitas warga.

Dia optimistis, persentase pengguna transportasi umum dapat terus meningkat seiring membaiknya layanan dan integrasi antarmoda yang dilakukan pemerintah.

"Ini akan menjadi sangat baik kalau kemudian orang terus-menerus menggunakan transportasi umum sudah di atas angka 30 persen. Apakah bisa? Saya yakin bisa," tuturnya.

Baca Juga: Kenaikan Pertamax Picu Kajian Stimulus, Komisi XI Soroti Beban Kelas Menengah

Pramono menegaskan, Jakarta kini memiliki beragam pilihan transportasi umum yang dapat dimanfaatkan masyarakat, mulai dari MRT, LRT, TransJakarta, Transjabodetabek, Mikrotrans hingga layanan JakLingko.

Keberagaman moda tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi.

"Sehingga dengan demikian di Jakarta ini hal yang berkaitan dengan transportasi umum sudah sangat baik. Pilihannya juga banyak apakah itu MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, Mikrotrans, JakLingko dan sebagainya," pungkasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.