Akurat Logo

Jalahoaks Raih Penghargaan Dunia, Bukti Komitmen Pemprov DKI Perangi Hoaks

Okto Rizki Alpino | 15 Juli 2026, 07:56 WIB
Jalahoaks Raih Penghargaan Dunia, Bukti Komitmen Pemprov DKI Perangi Hoaks
Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi. Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional.

Platform Jakarta Lawan Hoaks, atau Jalahoaks, yang dikembangkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) meraih predikat Champion pada ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 untuk kategori Ethical Dimensions of Information Society.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun ruang digital yang sehat, aman, dan tepercaya melalui layanan cek fakta serta edukasi literasi digital.

Jalahoaks menjadi salah satu dari tiga program asal Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi tersebut bersama dua program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penghargaan diberikan oleh International Telecommunication Union (ITU), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), atas kontribusi Jalahoaks dalam memperkuat etika masyarakat digital melalui layanan pemeriksaan fakta dan peningkatan literasi digital.

Baca Juga: LRT Jakarta Pegangsaan Dua-Manggarai Capai 95 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus

Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi digital yang dikembangkan Pemprov DKI mampu mendapat pengakuan dunia, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, penanganan hoaks tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, media, komunitas, akademisi, dan masyarakat agar ruang digital semakin sehat dan tepercaya," kata Marulina, dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, Jalahoaks dikembangkan Pemprov DKI Jakarta sejak 2020 sebagai respons atas maraknya penyebaran informasi palsu di ruang digital.

Dalam perjalanannya, platform tersebut berkembang menjadi salah satu rujukan masyarakat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang beredar.

Marulina juga menyampaikan apresiasi kepada warga Jakarta yang selama ini aktif memanfaatkan Jalahoaks sebagai sarana memeriksa fakta, sekaligus mendukung upaya bersama memerangi hoaks.

Baca Juga: Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Utama Pemprov Jakarta Susun Kebijakan

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama warga DKI Jakarta, yang terus mendukung dan berkolaborasi untuk memberantas hoaks bersama," ujarnya.

Penghargaan Champion WSIS Prizes 2026 diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Jenewa pada 9-10 Juli 2026.

Penghargaan untuk Jalahoaks diterima oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, yang mewakili Jalahoaks dalam ajang tersebut.

WSIS Prizes merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan ITU untuk mengapresiasi inovasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, ajang tersebut diikuti 1.595 proposal dari berbagai negara, dengan 360 program berhasil masuk sebagai nominator.

Baca Juga: Kejar Kota Global 2030, Pemprov DKI Jakarta Andalkan SDM dan Layanan Air Bersih

Keberhasilan Jalahoaks menjadi Champion memperkuat posisi Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu pemerintah daerah yang aktif menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap penyebaran hoaks.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.