Bertentangan dengan Janji Kampanye, Pramono Anung Didesak Batalkan Tarif Transbandara Rp15 Ribu

AKURAT.CO Tim Advokasi Peduli Transportasi Publik mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau ulang tarif Transbandara rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp15.000.
Pasalnya, kebijakan tersebut bertentangan dengan semangat subsidi transportasi publik yang diharapkan presiden, serta tidak sejalan dengan asas kemanfaatan bagi masyarakat.
Menurut Inisiator Tim Advokasi Peduli Transportasi Publik, Johan, penetapan tarif melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta itu patut dievaluasi karena dinilai mengurangi akses masyarakat terhadap transportasi umum yang terjangkau.
"Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang penetapan tarif Transbandara menjadi Rp15 ribu sangat kami sayangkan. Penetapan tarif tersebut bertentangan dengan asas kemanfaatan dan harapan Presiden RI agar angkutan umum di kota-kota besar mendapat subsidi seratus persen," jelas Johan, kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Johan, pihaknya mengajukan tiga tuntutan kepada Pemprov DKI Jakarta. Pertama, meminta Gubernur Pramono Anung meninjau ulang penetapan tarif Transbandara karena dinilai tidak berpihak pada kepentingan publik.
"Kami meminta seluruh janji kampanye Pramono di bidang transportasi publik direalisasikan. Ketiga, kami mendukung kebijakan subsidi penuh angkutan umum di kota-kota besar sebagaimana menjadi harapan Presiden," jelasnya.
Ia menilai tarif yang lebih rendah akan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Dengan demikian, tujuan mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan penggunaan angkutan massal dinilai lebih mudah tercapai.
Lebih lanjut, Johan menegaskan pihaknya tengah menyiapkan langkah hukum. Tim Advokasi Peduli Transportasi Publik sedang menyiapkan permohonan uji materiil ke Mahkamah Agung terhadap Keputusan Gubernur DKI Jakarta mengenai penetapan tarif Transbandara.
"Namun demikian, tanggapan ini tidak mengurangi langkah formil yang akan kami ajukan berupa hak uji materiil ke Mahkamah Agung terkait penetapan tarif TransBandara," tuturnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif layanan Transbandara rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp15.000.
Baca Juga: Tarif Transbandara Rp15 Ribu Tuai Kritik, Gugatan ke MA Disiapkan
Tarif tersebut akan mulai diberlakukan setelah masa sosialisasi berakhir pada 1 September 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026
- 1020 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!







