PIK Jadi Studi Kasus Sustainable Smart City dalam Program Internasional SBM ITB

AKURAT.CO Konsep kota pintar kini tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Aspek lingkungan dan sosial juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rangkaian SBM ITB Short Program for International 2026.
Estate Management Director Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, membagikan pengalaman mengenai penerapan konsep Sustainable Smart City di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) kepada peserta secara daring.
Dalam sesi tersebut, peserta mendapat gambaran mengenai pengembangan kawasan yang mengintegrasikan teknologi modern, pengelolaan lingkungan, serta aspek sosial dalam satu ekosistem.
Restu mengatakan, Agung Sedayu Group berupaya mengembangkan konsep Sustainable Smart City dengan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan kawasan.
“Kami bangga bisa sharing pengalaman bagaimana Sustainable Smart City dikembangkan berdasarkan community-based tourism,” kata Restu, Senin (10/8/2026).
Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat sebagai salah satu bagian dalam pengembangan kawasan.
Dengan demikian, pembangunan kota tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan teknologi, tetapi juga mempertimbangkan kehidupan masyarakat di dalamnya.
Menurut Restu, perkembangan kota modern harus tetap memperhatikan keseimbangan antara kemajuan ekonomi, kebutuhan sosial, dan kelestarian lingkungan.
Hal itu pula yang menjadi salah satu pengalaman yang dibagikan kepada peserta program internasional SBM ITB.
Peserta diajak melihat bagaimana sebuah kawasan dikembangkan dengan menggabungkan berbagai aspek tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








