Mensos Lapor Prabowo, Bansos Tiga Bulan Pertama 2025 Tersalur Hingga Rp18 Triliun

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, melaporkan kabar penting kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dalam tiga bulan pertama 2025, Kementerian Sosial sudah menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai lebih dari Rp 18 triliun.
“Kami sudah salurkan lebih dari Rp 18 triliun di triwulan pertama,” ujar Gus Ipul dalam Konferensi Sarasehan Ekonomi bersama Presiden RI, Selasa (8/4/2025).
Baca Juga: Mensos Kunjungi Kiai Tapal Kuda, Minta Dukungan Pembangunan Sekolah Rakyat
Menurutnya, penyaluran bansos memang dijadwalkan per tiga bulan alias per triwulan. Artinya, setelah triwulan pertama ini, penyaluran berikutnya akan dilakukan pada April, Mei, dan Juni mendatang.
Yang menarik, Gus Ipul juga memperkenalkan sistem baru dalam proses penyaluran bansos. Pemerintah kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang diklaim sebagai data tunggal pertama sejak Indonesia merdeka.
“DTSEN ini akan jadi acuan utama semua kementerian dan lembaga, juga pemerintah daerah, dalam menyalurkan bansos dan program pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Dengan DTSEN, penyaluran bantuan diharapkan lebih terarah dan tepat sasaran, tanpa tumpang tindih antarprogram.
Gus Ipul juga merinci total anggaran bansos tahun ini yang mencapai angka fantastis, lebih dari Rp 120 triliun. Dana jumbo itu dialokasikan ke berbagai program sosial prioritas.
Pertama, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) alias bansos sembako, sebesar Rp 43,86 triliun. Bantuan ini menyasar 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Kedua, Program Keluarga Harapan (PKH), senilai Rp 28,79 triliun untuk membantu sekitar 10 juta Rakya etiga, Bantuan untuk anak yatim, piatu, dan yatim-piatu, sebesar Rp 705,6 miliar untuk 294 ribu anak.
Baca Juga: Kemensos Gelontorkan Rp2,098 Miliar untuk Bantu Korban Banjir Jakarta, Bogor dan Bekasi
Keempat, Program makanan untuk lansia terlantar berusia 75 tahun ke atas. Setiap hari mereka akan menerima dua kali makan, dengan total anggaran Rp 1,4 triliun.
Kelima, Bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi 96 juta jiwa, yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 48,78 triliun.
“Kalau dijumlah, semuanya dari Kemensos saja sudah lebih dari Rp 120 triliun,” kata Gus Ipul menutup laporannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









