Paramount Tambah Ruang Usaha Premium di Gading Serpong

AKURAT.CO Paramount Gading Serpong meluncurkan dua produk komersial baru, Victoria Business Loft dan Oxford Square YOSECA Loft, di Victoria Central District.
Peluncuran tersebut dilakukan di tengah tren permintaan ruang usaha premium di kawasan Gading Serpong yang dinilai terus tumbuh hingga pertengahan 2026.
Victoria Central District diposisikan sebagai salah satu pusat bisnis baru di Gading Serpong. Kawasan ini berada di koridor Boulevard Raya Gading Serpong dengan lebar jalan 45 meter dan diklaim dilalui sekitar 15.000 kendaraan per jam.
Lokasinya juga dikelilingi sejumlah titik aktivitas, mulai dari rumah sakit, area perkantoran, pasar modern, hotel, perbankan, sekolah, universitas, hingga klaster hunian.
Baca Juga: Paramount Perkuat Ekosistem Komunitas Lewat Turnamen Golf Tahunan
Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave mengatakan pengembangan kawasan komersial dan hunian di Paramount Gading Serpong dilakukan secara bertahap selama dua dekade terakhir. Menurut dia, pengembangan itu ikut membentuk kawasan tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi di Tangerang Raya.
“Selama dua dekade, Paramount Gading Serpong telah bertransformasi menjadi salah satu kawasan paling dinamis dan pusat aktivitas ekonomi berskala regional di Tangerang Raya dengan komunitas yang terus bertumbuh,” ujar Chrissandy dalam keterangannya, Senin (23/6/2026).
Dirinya menambahkan transformasi tersebut ditandai oleh sejumlah proyek yang lebih dulu diluncurkan, mulai dari Serenade Lake pada 2006, Paramount Plaza pada 2011, Malibu Village pada 2016, Manhattan District pada 2021, Pasadena Central District, hingga Matera Lakeside pada 2026.
Dalam peluncuran kali ini, Paramount menawarkan Victoria Business Loft sebanyak 10 unit dengan harga mulai dari Rp49,4 miliar, sementara Oxford Square–YOSECA Loft dipasarkan sebanyak 24 unit dengan harga mulai dari Rp7 miliar.
Selain memperkenalkan produk baru, Paramount Land juga mengumumkan program promosi bertajuk The Tremendous 20th Anniversary Paramount Enterprise.
Program tersebut berlaku untuk transaksi sepanjang 1 Januari hingga 31 Desember 2026 untuk pembelian produk hunian, komersial, maupun kavling komersial di Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.
Konsumen akan memperoleh satu kupon undian untuk setiap kelipatan transaksi Rp500 juta. Pengundian dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Hadiah yang disiapkan antara lain mobil listrik, logam mulia, voucher perjalanan, ponsel, dan jam tangan pintar.
Direktur Paramount Land, Norman Daulay mengatakan arah pengembangan properti saat ini tidak lagi semata berfokus pada penjualan unit, tetapi juga pada pembentukan kawasan yang saling terhubung dan memiliki nilai jangka panjang.
Menurut dia, Paramount Gading Serpong dibangun dengan konsep kota mandiri yang mengintegrasikan hunian, area komersial, dan district bisnis. Pendekatan itu, kata Norman, menjadi dasar pengembangan kawasan-kawasan baru di Gading Serpong.
“Hari ini, kami menghadirkan dua produk properti di Victoria Central District sebagai respons atas kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Prospek kawasan ini juga diperkuat dengan kehadiran GrandLucky Superstore sebagai anchor tenant,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Ferry John Sihombing menilai Victoria Central District memiliki sejumlah faktor penopang, mulai dari lokasi di pusat aktivitas kota, konektivitas kawasan, hingga captive market dari area komersial dan hunian di sekitarnya.
Ia menyebut kawasan itu dirancang bukan sekadar sebagai deretan unit usaha, melainkan sebagai distrik komersial yang menggabungkan fungsi bisnis, ritel, kuliner, lifestyle, dan komunitas. Di sisi lain, akses langsung ke Boulevard Raya Gading Serpong dinilai memberi nilai tambah dari sisi visibilitas.
Dari sisi produk, Victoria Business Loft diposisikan sebagai ruang usaha premium dengan desain arsitektur yang digarap konsultan Aboday. Produk ini memiliki bangunan 6,5 lantai plus semi-basement, dengan pilihan ukuran 12x20 meter dan 14x20 meter.
Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu mengatakan Victoria Business Loft dirancang dengan sejumlah fitur seperti fasad semi-transparan berkonsep urban lantern, area lobi, rooftop lounge, lift privat, serta parkir basement eksklusif. Setiap unit juga dilengkapi AC cassette di tiap lantai, lift, IP CCTV, grease trap individual, dan filter air bersih.
Adapun Oxford Square–YOSECA Loft menyasar pelaku usaha yang membutuhkan ruang komersial fleksibel. Produk ini mengusung konsep Your Own Style Expandable Commercial Area atau YOSECA, yang memungkinkan pemilik menyesuaikan bangunan dengan kebutuhan bisnis masing-masing.
Oxford Square–YOSECA Loft memiliki desain modern klasik dengan fasad bermotif bata, akses ganda, teras alfresco, serta koneksi ke area Pasar Modern Paramount Gading Serpong. Ukuran unitnya 5x17 meter dengan empat lantai. Setiap unit dilengkapi AC di tiap lantai, IP CCTV, grease trap komunal, dan filter air bersih.
Paramount Land membuka penjualan Victoria Business Loft mulai 23 Juni 2026, sedangkan Oxford Square–YOSECA Loft dipasarkan pada 26 Juni hingga 27 Juli 2026.
Untuk Victoria Business Loft, Paramount menyiapkan skema harga khusus KPR dengan uang muka 15% yang dapat dicicil hingga 36 kali, serta skema tunai bertahap dengan ketentuan serupa untuk kuota empat unit pertama. Sementara untuk Oxford Loft tersedia beberapa pilihan pembayaran, mulai dari supercash, KPR dengan DP 5% tiga kali, hingga tunai bertahap tanpa DP dengan tenor sampai 120 kali cicilan.
Selain itu, Paramount juga menawarkan promo bebas iuran pengelolaan lingkungan selama 24 bulan untuk Victoria Business Loft dan 12 bulan untuk Oxford Square–YOSECA Loft.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 2Link Live Streaming Argentina vs Austria Piala Dunia 2026: Nonton Gratis di TVRI!
- 3Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 4Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 5Prediksi Skor Turki vs Paraguay: Saatnya Crescent-Stars Bangkit atau La Albirroja Ciptakan Kejutan?
- 6Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 7Prediksi Skor Prancis vs Senegal: Les Bleus Lebih Diunggulkan, Mampukah Singa Teranga Ulangi Kejutan Bersejarah?
- 8Relawan MBG Prihatin Operasional SPPG Dihentikan, Soroti Nasib Pekerja Dapur Gizi
- 9KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim, Kejar Aliran Uang dan Aset Hasil Pemerasan WNA
- 10Prabowo Jalin Kerja Sama dengan Imperial College London, Bangun 10 Universitas Kedokteran dan Sains di Indonesia





