Gus Nadir: Menteri Luhut Memang Penjahit, yang Penting Bukan Penjahat!

AKURAT.CO, Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir turut mengomentari ucapan Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono yang sebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Penjahit.
Menurutnya, ucapan Budhi Sarwono tidak perlu ditanggapi serius apalagi merasa terhina. Ia meyakini jika Luhut tak akan merasa terhina dengan ucapan Budhi Sarwono tersebut.
"Enggak usah dikit-dikit merasa terhina. Kami yakin Pak Menko LBP bukan orang yang baperan. Pak Menko Mahfud MD juga sering orang salah sebut “Mahmud”. Beliau woles aja,” kata Gus Nadir sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @na_dirs pada Selasa (24/8/2021).
Gus Nadir pun sependapat jika Luhut Binsar Pandjaitan adalah “penjahit”, karena memang tugas Luhut dalam berbagai kebijakan pemerintah.
“Pak LBP memang “penjahit” sih. Beliau menjahit berbagai kebijakan pemerintah. Yang penting bukan dibilang penjahat,” imbuhnya.
Gak usah dikit-dikit merasa terhina. Kami yakin Pak Menko LBP bukan orang yg baperan. Pak Menko Mahfud MD jg sering orang salah sebut “Mahmud”. Beliau woles aja.Pak LBP memang “penjahit” sih. Beliau menjahit berbagai kebijakan pemerintah. Yg penting bukan dibilang penjahat pic.twitter.com/UUemilJlKK
— Khazanah GNH (@na_dirs) August 24, 2021
Sebagai informasi, Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono sempat menjadi perbincangan hangat setelah dirinya keliru menyebutkan nama panjang Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Kini setelah videonya ramai dengan salah menyebut nama belakang Luhut, ia pun menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan mengapa dirinya salah menyebut nama panjang Luhut.
"Mohon maaf kemarin saya menyebut Menteri Penjahit, karena saya tidak hapal namanya panjang sekali. Ini sekarang saya baca yang jelas, ini saya baca dan saya mohon maaf, (yang betul) adalah Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan," kata dia di Instagram @kabupatenbanjarnegara.
Ia mengaku tidak bermaksud untuk menghina Luhut sama sekali karena ia lupa nama belakang Luhut dan susah dalam penyebutannya.
"Mohon maaf karena tidak hafal jadi disingkat yang mudah. Tapi saya tidak punya tujuan menghina apapun, karena sebisa saya bicara," ucapnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo




