AKURAT.CO Presiden Jokowi tak mau pusing menyikapi adik ipar, Anwar Usman, harus dicopot dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran melanggar kode etik berat. Sekalipun masih menjadi hakim konstitusi, Anwar Usman tak lagi mengetuai MK dan posisinya digantikan Suhartoyo.
Presiden Jokowi menilai peristiwa yang terjadi di MK menjadi wilayah yudikatif. Dengan alasan tersebut, dirinya menolak berkomentar, sekalipun ikut terseret dalam sengkarut uji materi UU Pemilu, hingga MK diplesetkan menjadi Mahkamah Keluarga.
"Itu wilayah yudikatif. Saya tidak ingin komentar banyak, sekali lagi karena itu kewenangan di wilayah yudikatif," kata Jokowi, dalam kunjungan ke Purwakarta, Jabar, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Gantikan Anwar Usman, Suhartoyo Jadi Ketua MK
Putusan terhadap Anwar telah dibacakan Majelis Kehormatan MK (MKMK) pada Selasa (7/11/2023). Sejak putusan dibacakan, Anwar tak lagi menjadi Ketua MK.
MKMK yang diketuai Jimly Asshiddiqie menghukum Anwar dipecat dari jabatan Ketua MK dan tidak boleh terlibat dalam perkara sengketa hasil Pemilu 2024 karena adanya benturan kepentingan. Anwar telah bersuara menyikapi putusan etik dan banyak menyampaikan curhat merasa difitnah.
Sekalipun begitu, Anwar tidak memilih mundur dari MK sebagai pertanggungjawaban moral. Anwar juga hadir dalam rapat pleno di MK pada pagi tadi, dan ikut bermusyawarah menentukan Ketua MK yang baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








