AKURAT.CO - Isu pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ramai diperbincangkan. Nama mantan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad disebut-sebut jadi kandidat BIN 1 menggantikan Budi Gunawan.
Terlepas dari nama Dudung dan Sufmi Dasco kalangan pengamat setuju Kepala BIN diganti. Alasannya karena Budi Gunawan alias BG sudah kelamaan menjadi bos Pejaten.
"Ada urgensi (mengganti kepala BIN). Pertama untuk menghindari kejenuhan karena sudah cukup lama juga menjabat Pak BG ini. (Sudah menjabat) 7 tahun," kata Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, kepada Akurat.co, Rabu (22/11/2023).
Baca Juga: Pergantian Kepala BIN Tergantung Selera Jokowi
Fahmi khawatir tingkat kepekaan BG terhadap suatu ancaman akan semakin menurun akibat terlalu lama menjabat. Padahal terdekat kita akan melaksanakan agenda krusial yakni Pileg dan Pilpres di mana penting untuk menjaga stabilitas politik maupun keamanan nasional.
"Dalam konteks memimpin ya, kita kalau terlalu lama itu punya kecenderungan menjadi kurang waspada, kita punya kecenderungan untuk meremehkan situasi," ucapnya.
"Jadi tentu kita membutuhkan orang-orang yang fresh, yang benar-benar punya kewaspadaan tinggi untuk bisa mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi dalam beberapa bulan ke depan," tambahnya.
Di sisi lain, Fahmi juga menyoroti anggapan BG tidak netral di Pilpres 2024. BG yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan PDIP disebut-sebut mendukung salah satu pasangan calon di Pilpres.
Baca Juga: DPR Harus Bentuk Panja Netralitas BIN
Dugaan keberpihakan BG menguat usai beredar surat pakta integritas yang melibatkan BIN Papua Barat untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Terkait dengan beredarnya dokumen pakta integritas itu, jadi ada sinyalemen keberpihakan. Ini kan nggak boleh sehingga ini menambah urgensi untuk pergantian," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








