Akurat
Pemprov Sumsel

Kepuasan Kinerja Jokowi Berkurang Sedikit Setelah Ramai Isu Politik Dinasti Hingga Mahkamah Keluarga

Gerdiansyah | 25 November 2023, 17:08 WIB
Kepuasan Kinerja Jokowi Berkurang Sedikit Setelah Ramai Isu Politik Dinasti Hingga Mahkamah Keluarga

AKURAT.CO - Lembaga Survei Nasional atau LSN merilis hasil survei terbaru mereka soal pendapat publik terhadap berbagai isu nasional. Salah satu hasilnya yaitu tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencapai 76,2 persen.

"76,2% responden mengaku puas dan sangat puas terhadap kinerja Presiden Jokowi dan hanya 21,7% yang mengaku kurang atau tidak puas," kata Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry dalam keterangannya, Sabtu (25/11/2023).

Survei dilakukan LSN pada 5-12 November 2023 dengan melibatkan 1.420 responden di 38 provinsi di Indonesia. Survei menggunakan teknik multistage random sampling dengan margin of error plus minus 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga: Jokowi Akui Menantu Luhut Masuk Kandidat Calon KSAD

Gama mengatakan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi masih tinggi meski mengalami tren penurunan dibandingkan dua survei sebelumnya. Agustus 2023 tingkat kepuasan publik tercatat di angka 76,5 persen dan September 2023 di angka 77,4 persen.

Gama menjelaskan masih tingginya tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi menunjukkan berbagai isu negatif yang muncul belakangan tidak terlalu mendegradasi tingkat kepuasan publik kepada Presiden Jokowi.

Isu-isu tersebut seperti politik dinasti, munculnya kembali isu ijazah palsu, atau gonjang ganjing putusan MK yang bahkan diplesetkan menjadi mahkamah keluarga karena memuluskan pencalonan Gibran Rakabuming sebagai cawapres.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Proyek Tangguh Train 3 Senilai Rp72,4 T Di Papua

"Isu-isu tersebut kelihatannya hanya menjadi konsumsi elit dan kurang menjadi concern publik luas. Penurunan indeks kepuasan publik terhadap Jokowi yang hanya sebesar 1,2% diduga berasal sebagian kecil pendukung Jokowi yang kecewa terhadap sikap Jokowi yang merestui Gibran menjadi cawapres," tukasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

G
Reporter
Gerdiansyah
A