AKURAT.CO Bocornya data daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 menandakan Indonesia darurat keamanan siber. Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyebut, UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) tak cukup kuat memproteksi data warga.
Menurutnya, dibutuhkan UU lain untuk melengkapi UU PDP yang baru diundangkan 2022 yang lalu. Dia menilai, kurangnya payung hukum membuat keamanan siber kita rentan dijebol.
"Karena selama ini tidak ada (UU Keamanan Siber). Ya sudah, saya jamin akan terjadi lagi (kebocoran data) tahun depan," kata Bobby, dalam acara diskusi yang digelar daring, Sabtu (2/12/2023).
Baca Juga: Data DPT Bocor, Wapres Ma’ruf Amin Angkat Suara
Bobby menyebut, UU Siber bakal memastikan koordinator dan pengawasan terhadap siber. Tanpa adanya fungsi koordinator yang tegas, maka penindakan dan pengawasan tidak jalan.
"Karena polisi memiliki keterbatasan, Kominfo memiliki keterbatasan," tuturnya.
Dalam diskusi yang sama, Komisioner KPU, Idham Holik mengaku belum bisa memastikan kebenaran bocornya data DPT hingga dijual di pasar gelap. Dirinya menganggap proses pencetakan salinan DPT tidak terganggu dengan kasus kebocoran data.
Baca Juga: Kebocoran Data DPT Jangan Didiamkan, Hasil Pemilu Taruhannya
Bocornya data DPT muncul setelah peretas Jimbo mengklaim telah menjebol situs KPU. Lebih dari 250 juta data berhasil dicuri.
"Untuk kepentingan pencetakan data pemilih untuk pemungutan suara, dalam kondisi aman dan tidak terganggu," kata Idham.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









