AKURAT.CO Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini meminta KPU mengevaluasi PPLN di seluruh negara menyusul adanya kasus pengiriman surat suara lebih awal dan sudah tercoblos yang terjadi di Taipei. Titi menganggap peristiwa tersebut serius dan tak boleh dianggap remeh.
Menurutnya, pengiriman surat suara lebih awal merupakan pelanggaran berat. Apalagi sudah tercoblos sehingga membuka ruang terjadinya manipulasi suara.
"Pengiriman surat suara lebih awal oleh PPLN Taipei jelas bertentangan dengan peraturan KPU dan jadwal yang telah ditetapkan. Terhadap hal itu tentu saja menjadi evaluasi," kata Titi di Jakarta, Jumat (29/12/2023).
Baca Juga: Surat Suara di Taipei Tercoblos, TPN Ganjar-Mahfud Antisipasi Kecurangan
Kejadian di Taipei, kata Titi, bisa memicu kegaduhan dalam proses pemilu di dalam negeri. Dia meminta tata kerja dan koordinasi antara KPU dan PPLN di luar negeri ditingkatkan.
"Soal pemantauan atau kemudian pengawasan distribusi logistik karena yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri itu sejatinya adalah KPU, yang perangkat kerjanya dibantu oleh PPLN dan KPPSLN," ujarnya.
Baca Juga: Kasus Surat Suara di Taipei Tercoblos, KPU-Bawaslu Silang Pendapat
Selain KPU, Titi meminta Bawaslu unjuk gigi dalam kasus ini. Bawaslu dan Panwaslu di luar negeri seharusny aktif melakukan pengawalan distribusi logistik.
Dia menilai terbuka kemungkinan terkirimnya surat suara di luar jadwal karena adanya persetujuan panwaslu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









