AKURAT.CO Sanksi etik yang dijatuhkan DKPP kepada ketua dan komisioner membuat kantor KPU digeruduk demonstran. Massa aksi dari Koalisi Pemilu Bersih nekat mengganti kata “Komisi” pada KPU dengan “Keluarga” sehingga kepanjangannya menjadi “Keluarga Pemilihan Umum”.
Koalisi menggelar aksi teatrikal bertajuk “Hattrick Ketua KPU dan Pemilu Cacat Etika" tepat di depan Kantor KPU, Jakarta, Rabu (7/2/2024). Mereka kecewa atas kinerja Hasyim Asy’ari Cs yang membuat KPU kehilangan legitimasi dari publik.
Dalam aksinya, koalisi membawa spanduk dan poster wajah hakim konstitusi, Anwar Usman. Pasalnya, putusan etik yang dijatuhkan kepada Hasyim dan enam komisioner KPU menegaskan pelaksanaan Pemilu 2024 jauh dari prinsip jujur dan adil.
Baca Juga: Sanksi Etik Hasyim Cs Tak Batalkan Status Cawapres Gibran
Hasyim serta enam komisioner KPU dinyatakan melanggar etik lantaran tidak berkonsultasi dengan DPR sebelum menetapkan status cawapres Gibran Rakabuming. Konsultasi baru dilakukan sepekan setelah putusan MK nomor 90 dibacakan.
Putusan MK yang menambah norma persyaratan capres-cawapres membuat Anwar Usman terjungkal dari jabatan ketua, karena dinyatakan MKMK terbukti melanggar etika berat. Sementara Hasyim dkk masih menjabat ketua dan komisioner KPU.
Koalisi kecewa dengan kinerja KPU khususnya sang ketua, sebab dalam kurun waktu 1 tahun, sudah tiga kali berturut-turut dijatuhi sanksi etik dengan hukuman peringatan keras dan terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









