Otorita IKN Lapor Komisi II DPR, Pembangunan Gedung Pemerintahan Hampir Rampung

AKURAT.CO Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono menjelaskan bagaimana progres dari proyek pembangunan sejumlah gedung pemerintahan yang ada di IKN.
Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Bambang mengatakan mayoritas progres pembangunan gedung pemerintahan sudah berada di atas 50 persen. Data itu diperoleh berdasarkan data yang diterima dari Kementerian PUPR per 29 Februari 2024.
Baca Juga: Dari Yogyakarta hingga IKN Nusantara, Kenapa Bisa Disebut Otonomi Khusus?
"Sekretariat presiden itu progresnya 65 persen dan insyaallah dalam itungan bulan nanti pada bulan Agustus kita harapkan paling mendekati semuanya mendekati 90 persen atau mendekati penyelesainnya," kata Bambang dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/202).
Kemudian, meskipun progres Gedung dan Kawasan Kantor Kemensetneg masih mendekati 50 persen. Namun, gedung ini ditargetkan rampung pada akhir tahun.
"Kemensetneg progresnya mendekati 50 persen, saya kira sudah sekitar 50 persen, targetnya adalah Desember kita harapkan sudah selesai," ucapnya.
Tidak hanya gedung pemerintahan, Bambang juga menjelaskan bagaimana progres dari pembangunan rumah susun untuk ASN, Polri maupun BIN.
"Rusun untuk Polri dan BIN progresnya sekitar 33 persen, penyelesaiannya November atau awal Desember 2024. Insyallah bisa juga dikejar sehingga pemindahan tetap akan dilaksanakan untuk sebagian dari ASN dan polri," tuturnya.
Baca Juga: Jangan Ada Penggusuran Warga dalam Pembangunan IKN
Berikut progres lengkap pembangunan yang disampaikan Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam rapat kerja Komisi II, di antaranya;
1. Kantor Istana Presiden dan Lapangan Upacara 58,531 persen.
2. Gedung Kantor Presiden 78,648 persen.
3. Gedung Sekretariat Presiden 65,195 persen.
4. Gedung Kemenko I 50,74 persen.
5. Gedung Kemenko II 24,013 persen.
6. Gedung Kemenko III 54,876 persen.
7. Gedung Kemenko IV 56,441 persen.
8. Gedung dan Kawasan Kantor Kemensetneg 48,772 persen.
9. Rumah Tapak Menteri 82,981 persen.
10. Rusun Polri dan BIN 33,086 persen.
11. Rusun ASN I 34,602 persen.
12. Rusun ASN II 27,393 persen.
13. Rusun ASN III 29,458 persen.
14. Rusun ASN IV 34, 24 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







