Puan Ajak Korsel, Turki hingga Australia untuk Jaga Stabilitas Perdamaian Dunia
Atikah Umiyani | 7 Mei 2024, 10:34 WIB

AKURAT.CO Ketua DPR, Puan Maharani mengajak negara-negara yang tergabung di dalam MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia) untuk terlibat dalam menjaga stabilitas perdamaian dunia.
Hal itu disampaikan Puan saat menghadiri pertemuan MIKTA Speakers’ Consultation ke-10 di Meksiko bertajuk "Aksi Parlemen yang Terkoordinasi untuk Membangun Dunia yang Lebih Damai, Seimbang, dan Adil".
Puan mengingatkan pentingnya negara anggota MIKTA berperan untuk menjembatani perbedaan dan menurunkan ketegangan akibat polarisasi antar kekuatan besar. Sebab MIKTA merupakan simbol bagi kekuatan menengah.
Baca Juga: Mengenal Musik dalam Konteks Peradaban Islam
“Negara anggota MIKTA perlu mendapat kepercayaan dari berbagai kekuatan besar untuk berperan sebagai honest broker. MIKTA juga perlu mendorong pelaksanaan tatanan internasional yang berbasis aturan (rules-based international order),” kata Puan melalui keterangannya, Selasa (7/5/2025).
Karenanya, Puan berharap, MIKTA dapat mendukung penguatan dan reformasi tata kelola global terutama PBB. Sebagai model baru kerja sama lintas kawasan, MIKTA juga harus menjadi pendorong stabilitas dan perdamaian di kawasannya masing-masing.
“Karena perdamaian di kawasan dapat menjadi building block bagi perdamaian dan stabilitas global,” tuturnya.
Puan juga menegaskan terkait peran krusial parlemen dalam perdamaian global. Menurutnya, melalui jaringan antar parlemen, negara-negara MIKTA dapat saling memperkuat kepercayaan, dialog, dan kerja sama antar bangsa.
“Saya mengajak Parlemen negara-negara MIKTA untuk bersama menjadi pilar utama dalam membangun perdamaian dan stabilitas global. Dan kita harus menciptakan dunia yang lebih damai yang dapat menjamin keamanan dan menciptakan kesejahteraan bagi rakyat yang kita wakili,” ujarnya.
Sebagai informasi, MIKTA merupakan gabungan negara-negara yang berposisi sebagai middle power atau kekuatan menengah.
Sementara, MIKTA Speakers’ Consultation adalah forum pertemuan konsultatif antara Ketua Parlemen negara Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Ramalan Zodiak Keuangan 7 Juni 2026: Leo, Aquarius, Aries, dan Pisces
- 10Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi







