Ini Manfaatnya untuk Indonesia Jika Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina
Atikah Umiyani | 6 Juni 2024, 21:44 WIB

AKURAT.CO TNI tengah menyiapkan pasukan perdamaian yang nantinya akan dikirim ke Palestina jika sudah mendapat restu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto pun turut memaparkan apa saja manfaat yang akan didapat Indonesia jika nanti mengirim pasukan perdamaian ke Palestina.
Agus mengatakan, pengiriman pasukan ini sebagai wujud penguatan diplomasi sesuai fisik TNI yang prima, sebagaimana yang tertuang dalam pokok-pokok kebijakan Panglima TNI tahun 2024.
Baca Juga: Sepak Terjang Anita Jacoba Gah, Anggota DPR RI yang Viral Bentak dan Kritik Nadiem Makarim
"Pertama, pengakuan internasional. Kontribusi Indonesia pada pasukan penjaga perdamaian dapat meningkatkan reputasi dan posisi di komunitas internasional," kata Agus saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Kedua, partisipasi dalam pasukan penjaga perdamaian dapat memberikan pelatihan dan pengalaman berharga bagi pasukan. Hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan militer suatu negara.
"Ketiga, dapat memberikan akses terhadap peralatan dan sumber daya yang mungkin tidak tersedia bagi suatu negara seperti transportasi peralatan komunikasi dan persediaan medis," ujarnya.
Keempat, pengiriman pasukan akan menjadi lebih efisien melalui cost sharing atau berbagi biaya dengan negara mitra. Dan terakhir yaitu memberi kontribusi terhadap perdamaian dan keamanan dengan membantu menjaga stabilitas di zona konflik.
"Pasukan penjaga perdamaian dapat membantu mencegah penyebaran kekerasan serta meningkatkan perdamaian dan keamanan," pungkasnya.
Agus menjelaskan, terkait pengiriman pasukan perdamaian ini pihaknya masih resolusi dan mandat PBB. Bersamaan dengan itu, TNI juga sedang menyiapkan pengiriman rumah sakit lapangan.
"TNI juga telah melakukan penyiapan pengiriman rumkit lapangan dan kapal rumah sakit telah selesai dengan keberangkatan menunggu keputusan pemerintah," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









