Cerita Ketum BRN Kerap Was-was Ambil Mobil Rental di Pati: Lapor Polisi Dulu Baru Bisa Nebus

AKURAT.CO Kejadian pengeroyokan bos rental mobil hingga tewas di Desa Sumbersoko, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (6/6/2024) terus menuai sorotan. Bahkan, Kabupaten Pati disebut sebagai wilayah yang memang rawan bagi para perental mobil.
Ketua Umum Buser Rentcar Nasional (BRN), Sulaiman Zuhri, mengungkapkan para perental memang sering merasa was-was ketika ingin mengambil mobil di wilayah tersebut.
"Pasti (ada rasa was-was). (Maka itu), harus memakai proses SOP yang benar-benar baik, melapor Polres atau Polda, baru bisa beres atau nebus unit, biasanya," katanya ketika dihubungi Akurat.co, Selasa (11/6/2024).
Baca Juga: Polisi Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati
Menurutnya, jika pengambilan mobil tidak melalui izin Polresta Pati atau Polda Jawa Tengah, maka akan cukup riskan dan beresiko terjadi hal yang tak diinginkan.
Demi meminimalisir kerawanan ini, dia menyarankan Polresta Pati turun tangan untuk segera melakukan pendataan terhadap kendaraan di sana. Menurutnya, banyak sekali mobil yang tidak ada BPKB atau mobil yang dijual putus tanpa BPKB di Kabupaten Pati.
"Jadi mobil-mobil (di Pati) dijual secara tidak memakai aturan gitu loh. Jadi sebetulnya kalau harga mobil ini ada indeksnya contoh, avanza itu nggak mungkin harga Rp 50 Juta, kalau avanza Rp 50 Juta pasti oper kredit, tapi oper kredit itu harus ada leasing yang benar gitu, yang resmi gitu," tuturnya.
Meski begitu, Sulaiman meminta masyarakat untuk tidak menggeneralisir semua orang di Kabupaten Pati akan berlaku serupa, seperti yang dilakukan para pelaku pengeroyokan tersebut.
"Ya kita tidak bisa menganggap general semua orang pati seperti itu, kalau dia misalnya pekerjaannya jelas, PNS atau pegawai BUMN kan tidak seperti itu, gitu loh, ya tinggal kita harus lebih selektif dan lebih waspada," tukas Sulaiman.
Baca Juga: Ini Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati
Sebelumnya, viral di media sosial rekaman bos rental asal Jakarta, BH (52) dan ketiga temannya, SH (28), AS (37), dan KB (54) tergeletak usai dikeroyok massa karena dianggap pencuri di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2024).
Selain dipukuli oleh warga sekitar, mobil milik BH juga dibakar. BH dan lainnya dipukuli oleh massa karena dikira sebagai pencuri saat mereka hendak mengambil mobil rental. Para korban kemudian dibawa ke RSUD Kayen, Pati. Namun, BH tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
"Ada satu yang meninggal dunia setelah dilarikan RSUD Kayen yakni BH warga Jakarta. Tiga orang temannya SH, KB, dan ES mengalami luka-luka di sekujur tubuh dan kini dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati," kata Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Muhammad Alfan Armin saat dikonfirmasi, Jumat (6/6/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








