Akurat
Pemprov Sumsel

Cerita Ketum BRN Kerap Was-was Ambil Mobil Rental di Pati: Lapor Polisi Dulu Baru Bisa Nebus

Dwana Muhfaqdilla | 11 Juni 2024, 17:51 WIB
Cerita Ketum BRN Kerap Was-was Ambil Mobil Rental di Pati: Lapor Polisi Dulu Baru Bisa Nebus

AKURAT.CO Kejadian pengeroyokan bos rental mobil hingga tewas di Desa Sumbersoko, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (6/6/2024) terus menuai sorotan. Bahkan, Kabupaten Pati disebut sebagai wilayah yang memang rawan bagi para perental mobil.

Ketua Umum Buser Rentcar Nasional (BRN), Sulaiman Zuhri, mengungkapkan para perental memang sering merasa was-was ketika ingin mengambil mobil di wilayah tersebut.

"Pasti (ada rasa was-was). (Maka itu), harus memakai proses SOP yang benar-benar baik, melapor Polres atau Polda, baru bisa beres atau nebus unit, biasanya," katanya ketika dihubungi Akurat.co, Selasa (11/6/2024).

Baca Juga: Polisi Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati

Menurutnya, jika pengambilan mobil tidak melalui izin Polresta Pati atau Polda Jawa Tengah, maka akan cukup riskan dan beresiko terjadi hal yang tak diinginkan.

Demi meminimalisir kerawanan ini, dia menyarankan Polresta Pati turun tangan untuk segera melakukan pendataan terhadap kendaraan di sana. Menurutnya, banyak sekali mobil yang tidak ada BPKB atau mobil yang dijual putus tanpa BPKB di Kabupaten Pati.

"Jadi mobil-mobil (di Pati) dijual secara tidak memakai aturan gitu loh. Jadi sebetulnya kalau harga mobil ini ada indeksnya contoh, avanza itu nggak mungkin harga Rp 50 Juta, kalau avanza Rp 50 Juta pasti oper kredit, tapi oper kredit itu harus ada leasing yang benar gitu, yang resmi gitu," tuturnya.

Meski begitu, Sulaiman meminta masyarakat untuk tidak menggeneralisir semua orang di Kabupaten Pati akan berlaku serupa, seperti yang dilakukan para pelaku pengeroyokan tersebut.

"Ya kita tidak bisa menganggap general semua orang pati seperti itu, kalau dia misalnya pekerjaannya jelas, PNS atau pegawai BUMN kan tidak seperti itu, gitu loh, ya tinggal kita harus lebih selektif dan lebih waspada," tukas Sulaiman.

Baca Juga: Ini Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati

Sebelumnya, viral di media sosial rekaman bos rental asal Jakarta, BH (52) dan ketiga temannya, SH (28), AS (37), dan KB (54) tergeletak usai dikeroyok massa karena dianggap pencuri di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2024).

Selain dipukuli oleh warga sekitar, mobil milik BH juga dibakar. BH dan lainnya dipukuli oleh massa karena dikira sebagai pencuri saat mereka hendak mengambil mobil rental. Para korban kemudian dibawa ke RSUD Kayen, Pati. Namun, BH tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

"Ada satu yang meninggal dunia setelah dilarikan RSUD Kayen yakni BH warga Jakarta. Tiga orang temannya SH, KB, dan ES mengalami luka-luka di sekujur tubuh dan kini dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati," kata Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Muhammad Alfan Armin saat dikonfirmasi, Jumat (6/6/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.