Kasus Mutilasi di Garut, Dinsos Kurang Maksimal Tangani ODGJ

AKURAT.CO Kasus pria yang diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), yang memutilasi pria yang juga diduga ODGJ menjadi perhatian banyak orang. Sebab, orang yang terindikasi gangguan jiwa pun bisa melakukan hal keji seperti itu.
Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Sunyoto Usman, menyoroti peran dinas sosial (dinsos) yang kurang maksimal dalam penanganan hal ini. Begitupun pemerintah yang diharuskan hadir bersinergi dengan keluarga.
"Seharusnya ada kebijakan dan program yang jelas sasaran dan evaluasinya. Hal ini dikarenakan akar, proses dan efek ODGJ beragam dan semakin kompleks," katanya saat dihubungi Akurat.co, Selasa (2/7/2024).
Menurutnya, demi meminimalisir hal ini, ODGJ seharusnya ditertibkan dengan ditempatkan di rumah sakit jiwa (RSJ), agar tidak mengganggu warga sekitar. "Seharusnya ODGJ ditampung di rumah sakit jiwa. Tidak dibiarkan di tempat umum," imbuhnya.
Selain itu, jika memang keluarga yang akhirnya merawat, dia menyarankan diadakannya program literasi dan bantuan untuk keluarga terkait, demi bisa melakukan pengawasan dengan maksimal.
"Literasi keluarga (dalam pengawasan ODGJ) kurang, malah sering diserahkan ke dukun," tukasnya.
Sebelumnya, polisi telah berhasil mengamankan sosok diduga ODGJ, Erus, yang memutilasi seorang pria di Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut pada Minggu (30/6/2024) malam.
"Jadi tadi malam diduga pelaku ini berhasil diamankan (di Cibalong)," kata Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (1/7/2024).
Meski begitu, dia belum bisa memastikan bahwa pelaku adalah ODGJ seperti apa yang dikatakan warga sekitar. Pasalnya, pemeriksaan kejiwaan Erus belum rampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







