Akurat
Pemprov Sumsel

Kutuk Insiden Penembakan Donald Trump, Prabowo: Tak Ada Tempat untuk Kekerasan dalam Demokrasi

Atikah Umiyani | 17 Juli 2024, 23:45 WIB
Kutuk Insiden Penembakan Donald Trump, Prabowo: Tak Ada Tempat untuk Kekerasan dalam Demokrasi

AKURAT.CO Menteri Pertahanan RI sekaligus Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, mengungkapkan keprihatinannya atas insiden penembakan yang menyasar mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, di Pennsylvania, pada Minggu (14/7/2024).

Prabowo mengutuk insiden penembakan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi kekerasan dalam sebuah proses politik yang demokratis.

“Saya sangat prihatin mendengar tentang upaya pembunuhan selama kampanye presiden mantan presiden Donald Trump di Pennsylvania. Tidak ada tempat untuk kekerasan dalam proses politik demokratis dan ini harus dikutuk,” kata Prabowo melalui akun X @prabowo, Rabu (17/7/2024).

Baca Juga: Media Hands-on: OPPO Reno12 Series Dipakai Mengetuk Paku hingga Dilindas, Aman?

Prabowo turut mendoakan agar Trump lekas pulih dan membaik. Ia juga menyampaikan rasa duka kepada warga yang turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Saya menyampaikan harapan terbaik kepada mantan Presiden Trump agar cepat sembuh, dan pikiran kami tertuju pada para korban dan keluarga mereka selama masa sulit ini,” lanjut Prabowo.

Prabowo berharap insiden semacam ini tidak terjadi lagi dan ingin proses kampanye di AS selanjutnya dapat berjalan dengan aman, damai, tertib, dan lancar.

“Kami berharap kampanye pemilu AS berlanjut dalam lingkungan yang damai dan aman,” tuturnya.

Baca Juga: Resmi Diperkenalkan sebagai Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe Masih Sembuhkan Cedera Hidung

Diketahui pada insiden itu, terdapat satu peserta kampanye yang dilaporkan tewas serta dua orang lainnya luka-luka. Sementara, pelaku penembakan, Thomas Matthew Crooks (20), tewas ditembak oleh agen Secret Service AS.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK