Akurat
Pemprov Sumsel

Human Initiative Sukses Gelar Local Champion Forum Sinergi Penggerak Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan

Mukodah | 20 Agustus 2024, 00:04 WIB
Human Initiative Sukses Gelar Local Champion Forum Sinergi Penggerak Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan

AKURAT.CO Perjalanan 25 tahun Human Initiative (HI) dalam kerja-kerja kemanusiaan tidak lepas dari kolektif kebaikan para mitra kolaborasi dalam mendorong inovasi, peran vital pemerintah dalam mengatur kebijakan dan aktor lokal penggerak masyarakat dalam merealisasikan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sebagai level terkecil yang memiliki kedekatan erat dengan masyarakat, peran aktor lokal sebagai penggerak menjadi ujung tombak pelaksanaan program-program kemanusiaan.

Maka, Human Initiative bersama kebaikan para mitra kolaborasi dan dukungan pemerintah, menyelenggarakan Local Champion Forum 2024 di Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (16/8/2024) lalu. Fengan menghadirkan 25 aktor lokal penggerak masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menyebutkan  kemajuan sosial dan ekonomi di Indonesia berada pada skor 74,39. Angka ini meningkat dari tahun lalu sebesar 73,77.

Baca Juga: AHY Sambut Baik Reshuffle Kabinet Jokowi, Harap Transisi Kepemimpinan Berjalan Mulus

Peningkatan ini mencerminkan adanya perbaikan dalam dimensi-dimensi utama seperti harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup yang layak, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, pakaian, pendidikan dan kesehatan.

Tantangan saat ini adalah perlunya kolaborasi kebaikan untuk mempertahankan dan melanjutkan peningkatan, terutama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selama 25 tahun menggerakkan kerja kemanusiaan, Human Initiative senantiasa mendukung pembangunan berkelanjutan dengan meluncurkan berbagai program pemberdayaan melalui kolaborasi multipihak yang melibatkan instansi pemerintah, donatur, institusi pendidikan, pelaku usaha, praktisi dan organisasi kemanusiaan lainnya.

Dalam perjalanan tersebut, Human Initiative berupaya merancang pendekatan efektif, yang dimulai dari gagasan pembentukan Indonesia Village Care (IVC) pada tahun 2009.

Baca Juga: Bawaslu Terima 280 Aduan dan 5 Laporan Resmi Terkait Pencatutan Data Dukungan Dharma-Kun

Disempurnakan melalui program Klaster Berdaya pada tahun 2017, hingga pada tahun ini kembali diperbarui menjadi Integrated Sustainability Program (ISP).

Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, menjelaskan bahwa Integrated Suistanability Program (ISP) adalah produk yang dibentuk sebagai ikhtiar untuk menghadapi tantangan global dengan membangun peningkatan kualitas hidup dan kemampuan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Program ini dijalankan dengan membangun tiga pilar, antara lain Kampung Berdaya, Keluarga Berdaya dan Pemuda Berdaya.

"Program-program ini mendorong setiap wilayah mengembangkan modal sumber daya manusia, fisik, sosial, dan finansial untuk mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan sehingga menjadi Kampung Berdaya. Ranah Klaster Berdaya di tingkat keluarga dilakukan dengan intervensi program untuk dipantau perkembangan kesejahteraan masyarakat dari berbagai aspek, meliputi aspek ekonomi, kesehatan, dan pendidikan untuk mencapai tingkat kualitas hidup (Quality of Life - QoL) yang lebih baik," jelasnya, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (19/8/2024).

Baca Juga: Kesetiaan Fairuz Dampingi Sonny Septian Sembuh

Lebih lanjut, Tomy mengungkapkan bahwa peran pemuda sebagai level terkecil dalam Kampung Berdaya sangatlah penting karena inisiatif mereka akan menentukan keberlanjutan program.

Mereka, para pemuda, dibina untuk mengenali dan mengembangkan potensi lokal, serta menjadi aktor kunci dalam perencanaan dan pengorganisasian kegiatan kemasyarakatan, mendorong komunitas dan menjaga keberlanjutan di wilayah masing-masing.

Dalam rangka mensyukuri kebaikan kolektif, Human Initiative menyelenggarakan Local Champion Forum 2024 di Senggigi, Lombok Barat, dengan tema "Kolaborasi dalam Pembangunan Berkelanjutan Melalui Penguatan Aktor Lokal Penggerak Masyarakat."

Forum ini menghadirkan 25 Aktor Lokal Penggerak Masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia serta para sektor swasta yang turut mendukung program pemberdayaan Human Initiative.

Baca Juga: Kena KDRT 5 Tahun, Cut Intan Nabila Ngaku Bukan Tipe Orang yang Mudah Cerita

Adapun jumlah 25 aktor lokal penggerak masyarakat yang hadir merupakan harmonisasi dari usia Human Initiative yang memasuki 25 tahun pada 2024 ini.

"Kunci pemberdayaan berkelanjutan di lingkungan masyarakat adalah keterlibatan aktor-aktor lokal. Maka sudah seharusnya saat ini kita memberikan dukungan kepada mereka, karena aktor lokal inilah yang paling cepat membantu wilayah mereka dalam mengatasi masalah. Kita semua hadir untuk mendukung dan mendampingi agar mereka jauh lebih kuat," tutur Tomy.

Mewakili Human Initiative, Tomy menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung aktivitas program berkelanjutan, baik itu dari individu maupun mitra institusi dalam dan luar negeri.

Begitu juga kepada seluruh aktor lokal Human Initiative, yang menjadi ujung tombak bergeraknya program hingga amanah sampai kepada masyarakat.

Baca Juga: Cerita 3 Sosok Inspiratif yang Mampu Raih Kemerdekaan dalam Hidup

"Kami sebagai lembaga kemanusiaan punya tanggung jawab yang berat untuk memastikan bahwa setiap amanah yang diberikan kepada kami sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk itu, kami berkomitmen bahwa kemarin kami telah menjadi inspirasi bagi kampung-kampung para lokal aktor, hari ini kami menginspirasi Indonesia, dan tiga hingga lima tahun ke depan kami akan menginspirasi dunia," demikian Tomy.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK