Akurat
Pemprov Sumsel

AstraZeneca Indonesia, Kemenko Marves, dan Pemprov Jabar Dorong Restorasi Lingkungan di ISF 2024

Arief Rachman | 20 September 2024, 16:47 WIB
AstraZeneca Indonesia, Kemenko Marves, dan Pemprov Jabar Dorong Restorasi Lingkungan di ISF 2024

AKURAT.CO AstraZeneca Indonesia, sebagai mitra pengetahuan keberlanjutan dari industri farmasi, turut ambil bagian dalam Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2024.

Dalam acara ini, AstraZeneca menyelenggarakan sesi bertema “Championing Environmental Protection and Biodiversity Restoration for Healthy People, Society, and the Planet”, yang menyoroti urgensi kontribusi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam melindungi lingkungan dan memulihkan keanekaragaman hayati.

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Esra Erkomay, menjelaskan, perubahan iklim telah memperburuk kondisi kesehatan global, termasuk meningkatkan prevalensi penyakit kronis.

Menurutnya, sektor kesehatan sendiri berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca global, yakni sekitar 5 persen.

Baca Juga: Samsung Kembangkan Ponsel Pintar yang Bisa Digulung, Siap Rilis 2025

"Kesehatan adalah fondasi yang memungkinkan masyarakat berkembang dan perekonomian tumbuh. Di AstraZeneca, kami menyadari pentingnya keberlanjutan untuk membangun masa depan yang sehat bagi manusia, masyarakat, dan bumi. Kolaborasi adalah kunci utama, karena kita tidak bisa menyelesaikan masalah perubahan iklim sendirian," ujar Esra.

Esra juga mengangkat program unggulan global AstraZeneca, AZ Forest, yang telah menanam lebih dari 7,5 juta pohon di lahan seluas 19.000 hektar. Program ini telah berdampak pada 71.000 petani dan keluarga mereka.

Esra menambahkan, bulan lalu AstraZeneca menandatangani perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) untuk menanam hingga 20 juta pohon di sekitar Sungai Citarum.

Deputi Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, menyatakan, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mencapai target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pria yang Diduga Retas Akun Google Polsek Setiabudi, Ini Modusnya

Ia mengapresiasi kontribusi AstraZeneca dalam memberikan hasil nyata bagi lingkungan dan masyarakat setempat, serta berkontribusi pada aksi iklim global.

Nani juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi penta-helix antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, masyarakat, dan media guna memastikan keberlanjutan yang komprehensif.

Sebagai tindak lanjut dari MoU dengan Kemenko Marves, AstraZeneca juga menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Kesepakatan ini mencakup penyediaan bibit pohon serta penyusunan studi kelayakan terkait percontohan karbon.

Deputi Nani berharap agar Pemprov Jawa Barat dapat mengawal implementasi Kesepakatan Bersama ini dengan ketat melalui pemantauan dan evaluasi yang menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Bey Machmudin, Penjabat Gubernur Jawa Barat, menekankan pentingnya melindungi Sungai Citarum yang menjadi sumber kehidupan bagi hampir 25 juta orang.

Ia mendukung inisiatif Hutan A-Z sebagai langkah penting dalam Program Citarum Harum untuk memulihkan DAS Citarum.

ISF 2024 menjadi platform penting bagi para pemimpin dari berbagai sektor untuk mendorong diskusi terkait keberlanjutan dan aksi iklim.

Esra Erkomay menutup sesi tersebut dengan mengajak semua pihak untuk terlibat aktif dalam mengambil tindakan berani, mendorong kolaborasi, serta berinovasi dalam solusi yang memperjuangkan perlindungan lingkungan dan pemulihan keanekaragaman hayati.

Baca Juga: Bapanas Ungkap Fakta di Balik Tingginya Harga Beras: Petani Harus Tetap Untung

"Secara bersama-sama, kita dapat membangun dunia yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk semua," tutup Esra.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.