PKB Bangga Pilkada Serentak 2024 Berjalan Tanpa Isu SARA di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo

AKURAT.CO Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berhasil mendapat pujian berbagai pihak karena berjalan dengan lancar dan aman.
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, mengatakan, pilkada kali ini juga tidak diwarnai isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).
Karena rakyat bersatu padu dalam mendukung pesta demokrasi.
Dirinya pun menyampaikan rasa syukur atas dasar hal tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Alhamdulillah untuk pesta demokrasi kali ini, kami tidak melihat warna dikotomi politik SARA. Isu SARA tidak kelihatan di bawah kepimpinan Pak Prabowo. Semuanya bersatu padu," kata Jazilul, kepada wartawan, Kamis (28/11/2024).
Penyebaran isu SARA memang dilarang dalam kampanye.
Baca Juga: Jaga Kondusifitas Pilkada Serentak 2024, Mantan Napiter: Perkuat Persatuan NKRI
Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota mengatur secara jelas larangan tersebut.
"Larangan itu sudah sangat jelas. Alhamdulillah masyarakat mematuhinya. Tidak ada isu SARA dalam pilkada kali ini," katanya.
Menurut Jazilul, hal itu tentu sangat menggembirakan.
Masyarakat semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan politik dalam pilkada.
Isu SARA sudah tidak laku lagi di tengah masyarakat.
Rakyat bosan dengan isu tersebut karena akan memecah belah persatuan.
Baca Juga: Rawat Toleransi dan Keberagaman Selama Proses Pilkada Serentak 2024
Rakyat tentu belajar dari Pilkada 2017 dan Pemilu 2019 yang penuh dengan permainan isu SARA, sehingga masyarakat terpecah belah.
Jazilul mengatakan, pihaknya sangat bersyukur hal itu tidak terulang dalam pilkada kali ini.
"Dalam pemilihan umum, rakyat memang harus fokus pada sosok para calon, gagasan, visi misi dan program yang ditawarkan. Sebab, hal itulah yang akan menentukan masa depan pemerintahan ke depan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








