ASN Dukung Larangan Pindah Instansi 10 Tahun: Fokus Tingkatkan Profesionalitas dan Loyalitas

AKURAT.CO Larangan aparatur sipil negara (ASN) untuk pindah instansi selama 10 tahun sejak pengangkatan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PAN RB Nomor 6 Tahun 2024, mendapatkan dukungan dari beberapa ASN.
Salah satu ASN di kementerian, Asuti, menyatakan bahwa aturan ini tidak menjadi masalah karena telah disampaikan sejak awal dirinya diterima sebagai pegawai.
"Kebijakan itu sudah diinformasikan sejak saya lulus CPNS. Jadi, saya setuju dan tidak ada masalah dengan aturan ini," ujar Asuti saat dihubungi Akurat.co, Selasa (28/1/2025).
Asuti mengungkapkan, larangan ini justru memberikan dampak positif. Dengan waktu pengabdian yang panjang di satu instansi, ASN dapat lebih mendalami pekerjaannya, sehingga meningkatkan profesionalitas dan keahlian di bidangnya.
"Iya, karena kita sudah lama bekerja di satu tempat, pasti kita menjadi lebih profesional dan expert," katanya.
Baca Juga: Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 24 Ribu Orang Saat Libur Panjang
Ia juga mengaku tidak pernah berniat untuk mengajukan pindah instansi, karena merasa puas dengan pekerjaannya saat ini.
"Enggak, saya sudah empat tahun lebih jadi ASN, dan saya senang dengan pekerjaan saya," tambahnya.
Aturan larangan pindah ini, menurut Kepala BKN Zudan Fakrulloh, bertujuan untuk menciptakan stabilitas organisasi dan meningkatkan loyalitas ASN terhadap instansi tempat mereka bekerja.
Setiap pelamar ASN diharuskan menandatangani surat pernyataan yang menyebutkan kesediaan mereka mengabdi di instansi yang dilamar dan tidak mengajukan pindah selama 10 tahun pertama.
"Jika ASN tetap mengajukan pindah tanpa memenuhi syarat perjanjian tersebut, maka mereka akan dianggap mengundurkan diri," jelas Zudan dalam keterangannya, Minggu (26/1/2025).
Seperti yang dirasakan Asuti, kebijakan ini dinilai membantu ASN fokus bekerja, meningkatkan produktivitas, dan mendalami bidang pekerjaannya.
Dukungan ini juga mencerminkan pentingnya memahami aturan sejak awal penerimaan CPNS.
Baca Juga: Ditinggal Ibunda, Ruben Onsu: Hancurnya Sampai Sekarang
Dengan aturan ini, pemerintah berharap ASN dapat memberikan kontribusi terbaiknya, sejalan dengan visi meningkatkan kualitas layanan publik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








