Sukseskan Swasembada Pangan, Kemendes Kucurkan Rp16 Triliun dari Dana Desa

AKURAT.CO Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal telah menyiapkan sekitar Rp16 triliun yang bersumber dari Dana Desa untuk menyukseskan swasembada pangan.
Menurut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, dalam mempersiapkan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi bersama masyarakat untuk membangun swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Insya Allah, swasembada pangan yang kita impikan bakal segera terwujud jika ada kolaborasi," katanya, Selasa (4/3/2025).
Sebelumnya, Yandri mendampingi Menko Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri Perayaan #DemiIndonesia Mandiri Pangan 2025 di Lapangan Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Baca Juga: Mentan Optimis Swasembada Pangan Terwujud di NTT dalam Tiga Tahun
Yandri dan Menko Pangan mengawali acara dengan tradisi methel, yaitu kegiatan panen perdana sebagai simbol rasa syukur sebelum panen raya dilakukan.
Tradisi ini sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan hasil bumi.
Setelah prosesi methel, Yandri yang turut mengenakan caping mendampingi Menko Pangan secara simbolis menggelar panen raya.
Setelah itu, Menko Pangan menyaksikan transaksi pembelian gabah langsung dari petani setempat sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan petani dan stabilisasi harga gabah yang diputuskan Rp6.500 per kilogram.
Zulkifli Hasan mengatakan, Presiden Prabowo telah memerintahkan percepatan Indonesia menuju swasembada pangan.
Baca Juga: Program Swasembada Pangan Prabowo Langkah Strategis, Bukan Muluk-muluk
Mengingat, sektor ini mencakup berbagai komoditas penting, seperti padi dan jagung untuk karbohidrat serta ayam, telur, susu dan daging sebagai sumber protein.
Menurutnya, dalam menuju swasembada pangan tidak dapat hanya dicapai oleh pemerintah pusat.
Tentunya hal ini harus melibatkan berbagai elemen, baik dari pemerintah daerah hingga masyarakat luas.
"Hari ini karbohidrat, padi dan jagung. Tidak mungkin pemerintah pusat sendirian tapi harus kerja sama. Presiden komandannya, menteri, gubernur, bupati, TNI, Polri, semua pihak termasuk media. Hari ini sebagai contoh kalau bisa kerja sama erat, tidak menunggu lama, tahun depan bisa," jelas Zulkifli.
Baca Juga: Prabowo: Swasembada Pangan Dicapai Paling Lambat Awal 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









