Ledakan Pemusnahan Amunisi Bukan yang Pertama Kali, TNI Harus Berbenah

AKURAT.CO Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menyampaikan duka cita mendalam atas ledakan gudang amunisi milik TNI di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang telah merenggut 13 korban jiwa dari kalangan prajurit dan warga sipil.
Dia pun meminta TNI melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola amunisi dan prosedur keamanan militer. Sebab, peristiwa serupa telah terjadi berkali-kali, dan perlu langkah tegas untuk mencegah agar tidak terulang kembali.
"Ini bukan pertama kali terjadi. Sejak 1984, ada kejadian serupa di Marinir Cilandak, walau waktu itu tidak menimbulkan korban jiwa. Ini artinya perlu evaluasi serius," ujar Utut kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Baca Juga: Komisi I DPR Segera Panggil Panglima TNI dan KSAD Terkait Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut
Dia menegaskan, kejadian ini harus menjadi tanggung jawab langsung Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), terutama dalam memastikan penanganan keluarga korban hingga proses pemakaman dilakukan secara layak.
Untuk itu, Komisi I DPR akan segera memanggil para petinggi TNI untuk meminta penjelasan menyeluruh terkait ledakan tersebut.
"Segera, kalau bisa sebelum masa sidang ini selesai. Ini bukan soal sedang hangat atau tidak, tapi ini soal kemanusiaan dan strategi pertahanan," tegasnya.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, masalah ini bukan sekadar regulasi, namun menyangkut budaya kerja dan sikap profesionalisme di lingkungan militer.
"Ini menyangkut kultur, dedikasi terhadap keunggulan. Jangan ceroboh. Harus ada tanggung jawab penuh dari para komandan," katanya.
Dia berharap, investigasi dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada pencarian kesalahan. "Mari kita bicara dengan cara baik. Supaya ke depan, bangsa ini membangun pola pikir yang positif dan penuh tanggung jawab," tandas Utut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







