Ketua DPD RI: Jadikan Semangat Iduladha sebagai Fondasi Moral Lembaga

AKURAT.CO Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengajak seluruh jajaran DPD RI menjadikan semangat Iduladha sebagai fondasi moral dalam memperkuat peran lembaga sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat daerah.
Hal itu disampaikan Sultan saat menghadiri kegiatan pemotongan hewan kurban di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, DPD RI menyumbangkan delapan ekor sapi, berasal dari para pimpinan dan Sekretariat Jenderal DPD RI.
“Alhamdulillah, terkumpul delapan ekor sapi yang akan kita bagikan kepada para pegawai dan staf. Ini bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan,” ujar Sultan.
Ia menekankan bahwa Iduladha bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan pengingat akan pentingnya nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim dan Ismail A.S.
“Iduladha adalah momentum refleksi. Nilai-nilai pengorbanan dan kepatuhan itu penting kita bawa dalam menjalankan amanah sebagai lembaga negara,” katanya.
Baca Juga: DPR RI: Tambang Nikel di Raja Ampat Langgar UU, Ancam Ekosistem Dunia
Sultan juga menyoroti pentingnya pertumbuhan kelembagaan DPD RI yang saat ini telah berdiri selama dua dekade.
Ia menegaskan, pertumbuhan tersebut harus mencakup aspek pengetahuan, jejaring, dan kapasitas dalam merespons isu-isu daerah.
“DPD memang masih muda, baru 20 tahun. Tapi membangun lembaga konstitusional bukan perkara mudah. Kita harus terus bertumbuh setiap hari, bukan hanya secara administratif, tapi juga dalam substansi kerja,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan kerja konkret di bidang legislasi, pengawasan, dan representasi, DPD RI akan semakin dipercaya sebagai saluran aspirasi rakyat daerah.
“Saya yakin, cepat atau lambat, DPD akan menjadi harapan masyarakat daerah. Kuncinya ada pada kerja nyata kita semua,” tutup Sultan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









