Prabowo Tak Akan Biarkan Indonesia Dijajah Lagi: Kita Tidak Mau Disuruh oleh Siapapun

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bangsa Indonesia tidak akan pernah membiarkan dirinya dijajah kembali seperti yang terjadi sebelum kemerdekaan 1945.
Prabowo menekankan, semangat kemerdekaan harus dijaga dengan pertahanan yang kuat dan sikap hormat terhadap semua bangsa, tanpa tunduk pada tekanan pihak luar.
"Pertahanan adalah salah satu jaminan terhadap kemerdekaan, terhadap kesejahteraan," kata Prabowo dalam pidatonya saat pembukaan Indo Defence 2025 Expo dan Forum di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Baca Juga: Prabowo: Kalau Kekayaan Negara Dijaga, GDP per Kapita Kita Bisa Tertinggi di Dunia
Dengan nada tegas, dia mengingatkan bahwa pengalaman pahit dijajah selama ratusan tahun harus menjadi pelajaran besar. "Kita sangat hormat sama tamu, saking hormatnya ada tamu yang ratusan tahun enggak mau pergi dari Indonesia, terpaksa kita harus bertempur," ujarnya.
Namun, dia menekankan bahwa perang bukanlah pilihan utama. Maka dari itu, semangat pertahanan dan kedaulatan negara harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
"Saya tegaskan, bagi kita perang itu adalah yang terakhir. Kita perang hanya kalau terpaksa," katanya.
Prabowo pun menutup pesannya dengan kutipan yang mencerminkan tekad bangsa Indonesia, untuk tetap merdeka dan berdaulat.
"Kalau terpaksa, kita punya ajaran daripada nenek moyang kita: lebih baik kita mati daripada dijajah kembali. Kita tidak mau disuruh-suruh oleh siapapun. Kita akan hormat semua negara, kita akan hormat dan kerja sama sama mereka. Dan kita harus beri contoh kepada semuanya," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









