Akurat
Pemprov Sumsel

6 Kepala Daerah Tidak Ikut Retreat Gelombang II, Wamendagri: Kesehatan Kurang Baik

Ahada Ramadhana | 21 Juni 2025, 18:48 WIB
6 Kepala Daerah Tidak Ikut Retreat Gelombang II, Wamendagri: Kesehatan Kurang Baik

AKURAT.CO Sebanyak 87 kepala daerah akan mengikuti retreat kepala daerah gelombang II yang diwajibkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Diketahui, sebanyak 93 kepala daerah dijadwalkan mengikuti retreat ini.

Namun, dari pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan Kemendagri diketahui 6 kepala daerah menyatakan tidak dapat hadir dikarenakan alasan kesehatan.

Enam kepala daerah tersebut, di antaranya ialah Wali Kota Serang, Bupati Mabrano Tengah, Wakil Bupati Bengkulu Utara, Wakil Bupati Buton Tengah, Wakil Bupati Melawi, dan Wakil Wali Kota Banjarbaru.

Baca Juga: Ikut Sesi Retreat KTT ke-46 ASEAN, Prabowo Bahas Isu Myanmar dan Stabilitas Kawasan

"Enam orang mengajukan permohonan untuk tidak mengikuti karena alasan kesehatan. Kami izinkan setelah diteliti memang tidak memungkinkan mungkin akan ikut gelombang terakhir nanti karena masih ada satu gelombang lagi," kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Sabtu (21/6/2025).

Dalam pemeriksanan kesehatan yang dilakukan, para kepala daerah membawa hasil medical check up yang hasilnya diserahkan kepada tim dokter BPSDM, untuk melakukan pemeriksaan ulang seperti tensi, hula dasarh, dan kolesterol.

"Sejauh ini terdapat lima orang yang yang mendapatkan gelang merah artinya memiliki riwayat seperti operasi dan harus diawasi secara ketat. Dan lima orang lagi yang mendapatkan gelang kuning artinya tetap perlu mendapatkan pengawasan namun tidak terlalu ketat. Lainnya berharap hijau artinya aman," jelas dia.

Pihaknya telah memastika, kondisi kesehatan kepala daerah yang belum mengikuti retreat gelombang ke II. Maka, setelah kesehatannya membaik maka akan dijadwalkan untuk mengikuti gelombang berikutnya.

"Dicek tapi ternyata memang kondisi kesehatan tidak memungkinkan bahkan di daerahnya juga dilaporkan belum beraktifitas secara maksimal karena sangat berisiko apabila dipaksakan ikut begitu ya karena memerlukan juga ketahanan fisik yang cukup prima," tegasnya.

Sementara itu, pasangan kepala daerah Bupati dan Wakil Mimika, Yohannes Reston-Emanuel Kemong usai mengikuti rangkain cek kesehatan mengatakan, pihaknya telah mengikuti pemeriksaan kesehatan terkait kolesterol, asam urat, dan gula daerah yang hanya menghabiskan waktu kurang lebih luma menit.

Baca Juga: Kemendagri Siapkan Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua, Konsep Lebih Sederhana

"Kita sudah bawa data terkait dengan hasil pemeriksaan kita di daerah kita masing-masing melalui rumah sakit dan laboratorium dan prinsipnya hasilnya sama jadi secara umum sudah cepat sekali proses pelaksanaannya kalau saya sama Pak wakil mungkin hanya kurang lebih 5 menit," ucap Yohannes.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, Yohannes yang mendapatkan gelang merah, sedangkan wakilnya mendapatkan gelang hijau.

"Kalau pak wakil dapatnya hijau kalau saya dapatnya merah karena output saya pernah operasi, saya juga sedikit tensinya karena capek. Tapi secara umum semua baik-baik saja," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.