Akurat
Pemprov Sumsel

Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Sesuai Nilai Pancasila di Era Kemajuan Teknologi

Ahada Ramadhana | 15 Juli 2025, 14:31 WIB
Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Sesuai Nilai Pancasila di Era Kemajuan Teknologi

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi pondasi penting dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa Indonesia di masa mendatang.

Dia menekankan, Presiden Prabowo Subianto menggulirkan Sekolah Rakyat untuk mengakselerasi kualitas SDM Indonesia, sekaligus mengentaskan dan memutus mata rantai kemiskinan.

Menurutnya, program ini sangat strategis untuk memperkuat ketahanan nasional Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Baca Juga: Dukung Sekolah Rakyat, Ketua DPR Ingatkan Pentingnya Sinergi dan Penyempurnaan

"Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan biasa, tetapi merupakan benteng pertahanan ideologi Pancasila yang harus kita jaga bersama," ujar Budi dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (15/7/2025).

Melalui pendidikan karakter yang terintegrasi dengan nilai-nilai kebangsaan, pemerintah membangun generasi yang tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.

Dia pun meyakini bahwa Sekolah Rakyat akan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda, yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Program ini dirancang untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, termasuk ancaman radikalisme, ekstremisme, dan perpecahan sosial.

"Di era digital ini, anak-anak kita terpapar berbagai informasi dari berbagai sumber. Sekolah Rakyat hadir untuk memfilter dan memberikan pemahaman yang benar tentang jati diri bangsa Indonesia," jelas dia.

Baca Juga: DPR Minta Evaluasi Berkala Sekolah Rakyat Sesuai Amanah Presiden Prabowo

Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat akan mengintegrasikan kurikulum bela negara dengan mata pelajaran regular. Siswa akan dibekali dengan pemahaman mendalam tentang sejarah perjuangan bangsa, nilai-nilai Pancasila, dan semangat nasionalisme yang adaptif dengan perkembangan zaman.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program ini. Targetnya, setiap daerah di Indonesia memiliki minimal satu Sekolah Rakyat yang menjadi percontohan penguatan ketahanan ideologi di tingkat grassroot.

"Ketahanan ideologi bangsa tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan top-down, tetapi harus dimulai dari akar rumput. Dukungan atas Sekolah Rakyat adalah jawaban konkret untuk kebutuhan tersebut," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.