Calon Dubes LBBP Diminta Berperan Aktif Dukung Target Presiden Majukan Indonesia

AKURAT.CO Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) diharapkan terus mampu mendukung visi misi Presiden, yakni mewujudkan Asta Cita dan 17 Program Prioritas Presiden.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk F. Paulus, menekankan hal ini juga harus menjadi visi misi bagi para Dubes LBBP, ketika nanti melaksanakan tugas di negara penempatan.
"Para Duta Besar dapat lebih berperan aktif melakukan diplomasi ekonomi, guna mendukung target pencapaian pertumbuhan ekonomi 8 persen," kata dia yang dikutip, Rabu (30/7/2025).
Baca Juga: 24 Calon Dubes RI Tunggu Persetujuan Negara Tujuan Sebelum Dilantik
Menurutnya, para calon dubes ini harus mampu berperan untuk mewujudkan target Presiden Prabowo dalam meningkatkan kepemimpinan dan pengaruh dunia, sesuai Global Power Index ke peringkat 29 pada tahun 2029.
"Para Duta Besar negara sahabat, terutama yang ditempatkan di negara adidaya teknologi kesehatan, ketrampilan diplomasi global-health merupakan kompetensi yang sangat penting," imbuhnya.
Dia pun mengutip pernyataan Presiden Prabowo yang menyatakan, Indonesia bisa jadi negara maju dan sejahtera tergantung dari kemampuan menghadapi dan mengatasi tantangan-tantangan strategis global dan tantangan-tantangan strategis nasional.
Baca Juga: Uji Kelayakan 24 Calon Dubes Rampung, Tinggal Tunggu Dilantik Presiden
Menurutnya, untuk dapat menjadi negara maju dan sejahtera. Maka harus mampu menghadapi tantangan strategis global dan nasional secara adaptif dan visioner dengan tetap mengedepankan prinsip bebas aktif sesuai cita-cita bangsa.
Dia berharap, agar para calon Dubes LBBP dapat menjadi perwakilan dalam mencerminkan jati diri Indonesia melalui tugas-tugas yang diemban nantinya.
"Kemenko Polkam sebagai salah satu unsur Pemerintah Pusat sangat mengharapkan Bapak/Ibu Calon Dubes LBBP RI dapat menjadi perwakilan terbaik yang dapat mencerminkan jati diri dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia di tataran dunia internasional. Terus tingkatkan koordinasi dan sinkronisasi dalam hal kebijakan-kebijakan strategis ke depan, sebab hal tersebut sangat krusial dalam mencapai kesatuan langkah dan upaya memajukan kepentingan bangsa," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






