Kemenko Polkam Perkuat Kerja Sama Regional Tangani TPPO di Asia Tenggara
AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bersama kementerian dan lembaga terkait terus memperkuat upaya pencegahan serta penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di kawasan Asia Tenggara.
Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, yang diwakili Asisten Deputi Kerja Sama Asia, Nur Rokhmah Hidayah, menuturkan bahwa tantangan penanganan TPPO semakin kompleks seiring dengan dinamika global dan regional.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Forum Pelindungan WNI/PMI serta Pencegahan dan Penanganan Kasus TPPO yang digelar di KBRI Singapura, Selasa (11/11/2025).
“Kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap kasus TPPO. Hal ini berkaitan dengan maraknya praktik judi online, meningkatnya mobilitas tenaga kerja migran, dan lemahnya pengawasan terhadap agen penyalur tenaga kerja,” ujar Rokhmah.
Ia menjelaskan, modus perdagangan orang kini semakin beragam, mulai dari perekrutan dengan janji pekerjaan bergaji tinggi di luar negeri, pengiriman tenaga kerja tanpa dokumen resmi, hingga penyalahgunaan visa kunjungan untuk bekerja.
Baca Juga: Pramono Izinkan SMAN 72 Jakarta Kembali Gelar Belajar Tatap Muka
“Sebagian besar korban dijebak sindikat lintas negara yang melibatkan perekrut di daerah asal, perantara perjalanan, hingga pihak-pihak yang melakukan eksploitasi di negara tujuan seperti Malaysia, Myanmar, dan Kamboja,” paparnya.
Forum tersebut, lanjut Rokhmah, menjadi wadah penguatan kapasitas pejabat perlindungan konsuler dalam memahami aspek pencegahan, pelindungan, rehabilitasi, hingga penegakan hukum dalam kasus TPPO.
“Dengan komitmen bersama, sinergi lintas lembaga, dan soliditas Perwakilan RI di kawasan Asia Tenggara, kita dapat meminimalkan jumlah korban, menegakkan keadilan, menjaga nama baik bangsa, serta memastikan WNI terlindungi dari kejahatan perdagangan manusia,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








