Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Anggaran BIN 2026

AKURAT.CO Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja tertutup dengan Badan Intelijen Negara (BIN) membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BIN Tahun Anggaran 2026, Kamis (4/9/2025).
Rapat yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BIN, Komjen Pol. (Purn) Imam Sugianto beserta jajarannya.
Imam menegaskan, fokus pembahasan hanya terkait alokasi anggaran tahun depan untuk mendukung kinerja intelijen negara.
“Ya, soal anggaran itu saja,” ujarnya singkat usai rapat di Kompleks Parlemen, Senayan.
Baca Juga: Mensos Paparkan Tiga Program Utama Kemensos 2026, Targetkan 300 Ribu Keluarga Naik Kelas
Ia memastikan tidak ada agenda lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk isu mengenai situasi nasional pasca-demonstrasi.
“Enggak, enggak ada. Hanya soal anggaran,” tegasnya.
Dengan demikian, rapat tertutup ini murni membahas strategi pembiayaan BIN dalam menunjang kerja-kerja intelijen pada tahun mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








