Keren! Siswi Sekolah Garuda di Sorong Kembangkan Aplikasi Pelestarian Bahasa Moi Berbasis Komik Digital

AKURAT.CO Berangkat dari keprihatinan bahasa daerahnya mulai banyak ditinggalkan generasi muda, Laura Frederica, siswi kelas 12 SMA Averos, Sorong, Papua Barat Daya, membuat aplikasi bernama Pace Mob.
"Pace Mob ini semacam kamus digital, tapi digabungkan dengan komik dan animasi," kata Laura, di Sorong, dikutip Kamis (9/10/2025).
Pace Mob berisi kosa kata bahasa suku Moi, yang menurutnya kini mulai ditinggalkan anak-anak muda karena masuknya pengaruh dari luar. Padahal menurutnya, meski harus menguasai bahasa nasional dan bahsa asing, bahasa daerah jangan sampai punah.
Baca Juga: Sekolah Garuda Lahirkan Generasi Indonesia Cerdas dan Berdaya Saing Global
Dia menjelaskan, pembuatan aplikasi tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, bersama team informatika dan ada team lainnya. Aplikasi tersebut kini belum dipublikasikan secara luas, karena masih dalam pengembangan dan ada suku kata lain yang sedang ditambahkan.
Laura berkesempatan memamerkan karyanya bersama team, dalam rangkaian acara peluncuran Sekolah Garuda, salah satu program unggulan dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win dari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang berfokus pada pengembangan talenta di bidang sains dan teknologi di Indonesia secara merata di seluruh pelosok negeri.
Diketahui, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi meluncurkan Sekolah Garuda di 16 titik lokasi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Menag: Sekolah Garuda Jadi Wadah Kaderisasi Calon Pemimpin Bangsa
Ada dua skema Sekolah Garuda, yakni Sekolah Garuda baru dan Sekolah Garuda hasil transformasi dari sekolah-sekolah yang ada. SMA Averos, Sorong, adalah salah satu sekolah yang bertranformasi menjadi Sekolah Garuda.
Tujuan utama Sekolah Garuda adalah menyiapkan generasi muda Indonesia berbakat seperti Laura, agar mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Dalam perencanaannya, Sekolah Garuda diharapkan menjadi wadah bagi siswa berprestasi untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus karakter kepemimpinan dan kemandirian. Melalui kurikulum berbasis penelitian dan teknologi, sekolah ini diharapkan dapat melahirkan inovator masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








