Akurat
Pemprov Sumsel

APP Group Luncurkan Forest Positive Policy, Komitmen Dana Rp480 Miliar per Tahun untuk Restorasi Hutan

Ahada Ramadhana | 11 Oktober 2025, 10:18 WIB
APP Group Luncurkan Forest Positive Policy, Komitmen Dana Rp480 Miliar per Tahun untuk Restorasi Hutan


AKURAT.CO APP Group memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dengan meluncurkan Forest Positive Policy, yang akan mengalokasikan pendanaan sebesar 30 juta dolar AS per tahun selama sepuluh tahun ke depan untuk mendukung berbagai inisiatif restorasi dan konservasi hutan.

Kebijakan ini diumumkan oleh Chief Sustainability Officer APP Group, Elim Sritaba, dalam forum Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2025 di Jakarta Convention Center, Jumat (10/10/2025), dalam sesi panel bertajuk “What is the Business Case for Investing in Nature?”.

Diskusi tersebut membahas peran sektor swasta, lembaga keuangan, dan organisasi konservasi dalam melindungi modal alam sekaligus menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.

“Tanpa hutan yang sehat dan berkelanjutan, industri ini tidak dapat bertahan. Karena itu, pengelolaan hutan secara bertanggung jawab bukan pilihan, melainkan fondasi dari pertumbuhan kami,” ujar Elim.

Elim juga memperkenalkan strategi keberlanjutan terbaru APP Group bertajuk Regenesis, yang memperkuat komitmen dari sekadar “do no harm” menjadi “regenerative”.

Strategi ini menempatkan restorasi ekosistem dan perlindungan keanekaragaman hayati sebagai inti dari arah bisnis perusahaan.

Sebagai wujud konkret, APP akan membentuk Independent Restoration Unit dan Advisory Panel yang melapor langsung kepada dewan direksi, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kebijakan tersebut.

Baca Juga: NICE PIK 2 Jadi Magnet Baru! FLEI dan CBE 2025 Siap Buka Peluang Bisnis dan Tren Kafe Kekinian

“Keberhasilan tidak lagi diukur dari pernyataan ambisi, tetapi dari hasil nyata di lapangan, berapa hektare hutan yang dipulihkan, berapa spesies yang dilindungi, dan bagaimana masyarakat sekitar hutan turut merasakan manfaatnya,” jelas Elim.

Dalam forum IISF 2025, APP juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan nasional dan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas penerapan nature-based solutions di Indonesia.

APP menilai berbagai inisiatif pemerintah seperti moratorium hutan dan lahan gambut, sertifikasi SVLK, serta peta jalan FOLU Net Sink 2030 menjadi fondasi penting untuk memperkuat solusi berbasis alam.

“Dengan kebijakan yang mendukung dan kolaborasi lintas sektor, inisiatif restorasi dapat memberi dampak yang jauh lebih besar. Keterlibatan sektor swasta, masyarakat, dan pembuat kebijakan menjadi kunci agar solusi berbasis alam dapat berjalan dalam skala yang luas,” tegas Elim.

Peluncuran Forest Positive Policy ini menjadi wujud nyata dukungan APP Group terhadap upaya nasional dan global dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan, selaras dengan visi “Business for Nature, Nature for Life.”

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.