Reformers Academy 2025: Titik Awal Transformasi ASN untuk Pemerintahan yang Adaptif dan Inovatif

AKURAT.CO Dalam beberapa tahun ke depan, birokrasi Indonesia akan menghadapi tantangan besar berupa gap generasi dan tuntutan perubahan yang semakin cepat.
Saat generasi baby boomers mulai memasuki masa purnabakti, tongkat estafet kepemimpinan akan beralih ke generasi milenial dan muda.
Aparatur Sipil Negara (ASN) muda inilah yang diharapkan menjadi reformers, agen perubahan yang membawa semangat baru dalam transformasi birokrasi.
Sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi tersebut, Program Reformers Academy Batch 2 hadir sebagai langkah awal dalam mendorong transformasi birokrasi menuju pemerintahan yang adaptif dan inovatif.
Dalam sambutannya pada Graduation Ceremony Reformers Academy Batch 2, di Graha Makarti Bhakti Nagari LAN, Jakarta, Jumat (17/10/2025), Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran Aparatur Sipil Negara, Erna Irawati, menegaskan pentingnya kesiapan ASN muda dalam menghadapi perubahan yang dinamis dan kompleks.
“Saya berharap para alumni Reformers Academy membawa energi dan semangat baru yang mampu merespons perubahan secara adaptif dan inovatif di lingkungan kerjanya,” ujar Erna.
Sementara itu, Direktur Ekosistem Pembelajaran ASN, Hartoto, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, fasilitator, narasumber, tim pelaksana, dan mitra penyelenggara KTM Solution atas terselenggaranya program ini dengan sukses.
Baca Juga: 8 Tips Mencari Supplier Dropship yang Tepat agar Bisnis Online Aman dan Menguntungkan
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan integritas yang ditunjukkan para peserta selama program berlangsung. Semoga Reformers Academy menjadi titik awal transformasi berkelanjutan dalam pengembangan ASN unggul yang mampu mendorong perubahan nyata di institusinya masing-masing,” ujarnya.
Program Reformers Academy Batch 2 diawali dengan online bootcamp yang diikuti oleh 100 peserta, kemudian dilanjutkan dengan offline bootcamp bagi 30 peserta terpilih dari berbagai instansi pusat dan daerah.
Peserta berasal dari beragam lembaga seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Keuangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mahkamah Konstitusi, BPKP, BRIN, LAN, Lemhannas, BPS, hingga sejumlah pemerintah daerah seperti Pemprov Gorontalo, Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, Pemkot Blitar, Pemkab Blitar, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai, dan Setda Kabupaten Magetan.
Sebanyak 30 peserta dinyatakan lulus dan berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dengan hasil sangat baik.
Mereka mendapatkan pembekalan dalam berbagai topik penting, seperti kepemimpinan transformasional, inovasi sektor publik, perancangan inovasi berdampak nyata, serta strategi implementasi perubahan di instansi pemerintah.
Tiga peserta terbaik Reformers Academy Batch 2 tahun 2025 adalah:
-
Satria June Adwendi (BPS Provinsi Sulawesi Utara) – Terbaik I
-
Anan Bahrul Khoir, (Lemhannas RI) – Terbaik II
-
Afifah Nurmaimanah (Kementerian Perindustrian) – Terbaik III
Melalui program Reformers Academy ini, Lembaga Administrasi Negara (LAN) berharap ASN muda dapat menjadi motor penggerak perubahan birokrasi, membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan profesionalisme demi mewujudkan pemerintahan yang lebih adaptif dan berdaya saing global.
“Reformers Academy bukan sekadar pelatihan, tapi titik awal transformasi ASN muda untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik,” tutup Erna.
Baca Juga: Lapas High Risk
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










