Akurat
Pemprov Sumsel

Setahun Pemerintahan Prabowo: Kemiskinan Terendah Sepanjang Sejarah, Pengangguran Turun ke Level 30 Tahun Terendah

Leo Farhan | 19 Oktober 2025, 21:57 WIB
Setahun Pemerintahan Prabowo: Kemiskinan Terendah Sepanjang Sejarah, Pengangguran Turun ke Level 30 Tahun Terendah

 

AKURAT.CO Laporan riset NEXT Indonesia Center bertajuk “Mengubah Indonesia” mengungkap capaian signifikan dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Berbagai indikator kesejahteraan rakyat menunjukkan tren positif paling kuat dalam sejarah Indonesia, mulai dari penurunan kemiskinan hingga menurunnya tingkat pengangguran ke titik terendah dalam tiga dekade.

Menurut analisis NEXT atas data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan nasional pada Maret 2025 turun menjadi 8,47%, yang disebut sebagai terendah sepanjang sejarah Indonesia. Angka tersebut setara dengan penurunan 1,37 juta warga miskin, sehingga kini tersisa 23,85 juta jiwa.

“Penurunan ini menunjukkan hasil nyata dari kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil, khususnya di sektor pangan, lapangan kerja, dan desa produktif,” tulis NEXT Indonesia Center dalam laporan risetnya.

Kemiskinan dan Pengangguran Turun Serentak

Penurunan paling signifikan terjadi di wilayah perdesaan, di mana angka kemiskinan turun dari 11,34% menjadi 11,03%. Sementara di perkotaan, kenaikan harga pangan hanya menimbulkan dampak terbatas berkat program bantuan langsung tunai dan penguatan ekonomi desa.

Dalam sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 turun ke 4,76%, level terendah sejak 1995. Dari total 153,05 juta angkatan kerja, sebanyak 145,77 juta orang telah bekerja.

“Tingkat pengangguran 4,76% merupakan capaian terendah dalam 30 tahun terakhir, menandai efektivitas kebijakan penciptaan lapangan kerja dan dorongan terhadap sektor produktif nasional,” tulis NEXT dalam laporannya.

Program Sosial dan Ekonomi Rakyat Meningkat

Laporan itu juga menyoroti keberhasilan sejumlah program sosial strategis. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah menjangkau 31,2 juta anak di seluruh Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Di sektor pendidikan, 165 Sekolah Rakyat telah berdiri, menampung 15.370 siswa dari keluarga prasejahtera.

83.132 Koperasi Desa Merah Putih kini beroperasi dengan lebih dari 1 juta anggota aktif, memperkuat perekonomian desa dari bawah.

Sementara di bidang kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 46,2 juta warga di 38 provinsi.

“Presiden Prabowo menargetkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat baru setiap tahun, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, agar akses pendidikan merata dan berkeadilan,” tulis laporan tersebut.

Fondasi Ekonomi dan Sosial Semakin Kuat

NEXT menyimpulkan bahwa capaian-capaian tersebut mencerminkan pergeseran besar dalam tata kelola ekonomi rakyat, di mana fokus tidak hanya pada pertumbuhan, tetapi juga pada pemerataan dan perlindungan sosial.

Dalam setahun kepemimpinan Presiden Prabowo, kombinasi kebijakan di bidang gizi, pendidikan, koperasi, dan kesehatan dinilai berhasil menurunkan kemiskinan dan pengangguran secara bersamaan, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam tiga dekade terakhir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.