Akurat
Pemprov Sumsel

Lindungi 50 Juta Penduduk Pantura, Prabowo Bakal Bangun Tanggul Laut Terpanjang di Dunia

Atikah Umiyani | 21 Oktober 2025, 21:03 WIB
Lindungi 50 Juta Penduduk Pantura, Prabowo Bakal Bangun Tanggul Laut Terpanjang di Dunia

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadapi ancaman perubahan iklim melalui pembangunan tanggul laut raksasa sepanjang 535 kilometer di sepanjang pantai utara (Pantura) Pulau Jawa.

Proyek strategis ini ditujukan untuk melindungi sekitar 50 juta penduduk dari dampak kenaikan permukaan air laut yang kian nyata.

“Dan bila perlu di tempat lain. Kita juga sudah mulai persiapan untuk membangun 535 kilometer panjang tanggul laut di pantai utara Jawa. Ini untuk menyelamatkan 50 juta penduduk,” ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Presiden menekankan bahwa ancaman perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, melainkan kenyataan yang tengah dihadapi bangsa.

Ia mengungkapkan bahwa permukaan air laut naik sekitar 5 sentimeter setiap tahun, dan kawasan Pantura, yang menjadi pusat aktivitas industri, ekonomi, serta pertanian, berada dalam ancaman serius.

“Air laut naik 5 cm setahun. Jadi harus segera kita selamatkan ini. Karena di pantai utara Jawa itu, industri kita juga banyak berada di sana,” tegasnya.

Selain kawasan industri, sawah-sawah produktif yang menjadi lumbung pangan nasional juga berpotensi terdampak jika proyek tanggul laut tidak segera diwujudkan.

Baca Juga: Survei ARCI: Kepuasan Warga Jatim terhadap Kebijakan Energi Prabowo–Gibran Tembus 75,5 Persen

Prabowo menilai, langkah pembangunan ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara dalam melindungi rakyat dan aset strategis bangsa.

“Puluhan ribu hektare sawah-sawah yang subur juga di situ harus kita selamatkan. Dan ini menunjukkan bahwa kita berada di jalan yang benar,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyinggung filosofi dasar dalam menjalankan pemerintahan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan negara dalam melindungi rakyat harus berangkat dari niat yang tulus dan amanah yang sungguh-sungguh.

“Saya percaya bahwa menjalankan pemerintahan sebenarnya tidak terlalu rumit. Awalnya harus dari niat. Niat kita harus baik, sungguh-sungguh untuk menjalankan amanat dari rakyat,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa kekuasaan yang diberikan rakyat merupakan mandat untuk melindungi dari segala bentuk bahaya, baik kemiskinan, kelaparan, bencana alam, maupun ancaman eksternal.

“Kita diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari semua bahaya—kemiskinan, kelaparan, penyakit, bencana, hingga ancaman dari luar. Itu dasar dari setiap langkah kebijakan kita,” pungkasnya.

Baca Juga: Apa Dampaknya Jika Tidak Ada Energi? Ini Penjelasan Lengkapnya

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.