Veronica Tan Dorong Musrenbang sebagai Ruang Koordinasi dan Aksi Bersama di Desa

AKURAT.CO Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) memiliki peran strategis dalam menyatukan arah pembangunan desa, agar sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Menurutnya, musrenbang bukan hanya forum penyusunan rencana, tetapi ruang untuk mendengar, menyelaraskan, dan menentukan langkah bersama bagi masa depan desa.
"Di dalam keluarga dan komunitas, perempuan memegang peran penting sebagai sumber pengetahuan dan penggerak perubahan," kata Veronica di Desa Wolowea, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikutip Jumat (31/10/2025).
Baca Juga: Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Ancam Ekonomi Rakyat, Dorong Penguatan Koperasi Desa
Dia juga mendorong pentingnya keselarasan program antar perangkat daerah, baik itu terkait perencanaan pembangunan, layanan dasar, dan penguatan ekonomi keluarga. Karena itu, peran Bappeda menjadi kunci dalam menyatukan program lintas sektor agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung.
"Pembangunan desa memerlukan koordinasi dan kesepahaman. Ketika semua pihak bergerak dalam satu irama, hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ucapnya.
Selain itu, dia juga membahas peran komunitas perempuan selaku pelaku ekonomi bambu di Desa Wolowea, yang memiliki tantangan dan capaian dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Ketika perempuan diberi ruang untuk berperan aktif, pembangunan desa akan bergerak lebih cepat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Rangsang Perekonomian Pedesaan, Pemerintah Perluas Hilirisasi Lewat Program Desa Merah Putih
"Perempuan bukan pelengkap pembangunan. Perempuan adalah penggeraknya. Mereka memikirkan keluarga, lingkungan, masa depan, dan kesinambungan," ungkapnya.
Dia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi berbasis gotong royong melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas keagamaan.
"Pembangunan bukan hanya membangun fasilitas. Pembangunan adalah membangun masa depan. Dengan ketahanan keluarga yang kuat, lingkungan yang mendukung, dan ruang aman bagi anak, kita sedang menyiapkan generasi yang tumbuh sehat, percaya diri, dan berdaya," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







