Forum Perdamaian Dunia Tekankan Dialog sebagai Kunci

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, menghadiri sekaligus membuka Forum Perdamaian Dunia ke- 9 yang digelar di Jakarta.
Dia mengatakan, pentingnya forum ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat komitmen global terhadap perdamaian di tengah meningkatnya konflik bersenjata, ketegangan geopolitik dan krisis kemanusiaan.
Dalam hal ini, dialog lintas peradaban adalah kunci untuk membangun toleransi, mencegah kekerasan dan mengelola keberagaman sebagai kekuatan bersama.
Baca Juga: Prabowo Ajak Jepang Wujudkan Perdamaian dan Stabilitas Kawasan ASEAN
"Dialog adalah jalan untuk menyelesaikan konflik secara damai dan membangun saling pengertian di antara kelompok yang berbeda. Kita tidak boleh membiarkan agama digunakan sebagai pembenaran untuk kekerasan," jelasnya di Gedung DPR/MPR, Senin (10/11/2025).
Forum yang mengusung tema "Considering Wasatiyyat and Tiong Hua for Collaboration" ini menjadi ajang kolaboratif antara Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations dan Cheng Ho Multi Culture and Education Trust.
"Keduanya berkomitmen untuk menggali nilai-nilai Islam Wasatiyyat dan pemikiran Tionghoa sebagai kontribusi Asia dalam membangun dunia yang adil dan harmonis," ucap Adies Kadir.
Baca Juga: Keterlibatan Prabowo di KTT Perdamaian Gaza Bentuk Nyata Peran Indonesia Ciptakan Stabilitas Global
DPR RI pun mendukung penuh inisiatif Forum Perdamaian Dunia dan akan terus menyuarakan prinsip-prinsip perdamaian melalui diplomasi parlemen.
"Diharapkan forum ini dapat memperkuat kesadaran kolektif dan menjadi landasan kerja sama internasional yang berkelanjutan," kata Adies Kadir.
Forum ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta; mantan Presiden Kosovo, Atifete Jahjaga; serta perwakilan dari Al Azhar, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Religions for Peace Asia.
Baca Juga: Hadir di KTT Perdamaian Gaza, Bukti RI Terdepan Menjaga Ketertiban Dunia
Forum Perdamaian Dunia ke-9 berlangsung selama tiga hari. Dengan rangkaian diskusi, panel dan deklarasi bersama yang bertujuan memperkuat komitmen global terhadap perdamaian, keadilan dan keberagaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







