Indonesia Bersikap Netral Terkait Isu AS Serobot Greenland, Fokus Jaga Kepentingan Nasional

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri, Sugiono, menegaskan sikap netral Indonesia di tengah isu akuisisi Greenland oleh Amerika Serikat.
Menurutnya, di tengah situasi global yang begitu dinamis, Indonesia harus tetap mengedepankan kepentingan nasional.
"Kita ada dalam posisi non-align (tidak bersekutu). Kita sadar bahwa dunia sekarang sangat dinamis situasinya. Namun, kita juga harus ingat bahwa ada kepentingan nasional yang harus kita jaga," kata Sugiono, dalam pernyataan pers di Swiss, Sabtu (24/1/2026).
Indonesia, lanjutnya, mengharapkan perdamaian dan stabilitas. Sesuai pernyataan Presiden Prabowo Subianto, tanpa adanya stabilitas dan perdamaian, maka tak akan ada negara dunia yang makmur.
Baca Juga: Militer Denmark Diperintahkan untuk Bersiap Jika AS Serang Greenland
"Seperti yang disampaikan juga kemarin oleh Bapak Presiden bahwa tanpa stabilitas, tanpa perdamaian, tidak mungkin mencapai suatu keadaan yang di mana dunia ini makmur. Saya kira itu yang menjadi posisi kita," jelas Sugiono.
Sebagai informasi, Presiden AS, Donald Trump, kembali memicu krisis internasional dengan ambisi untuk menguasai Greenland, yang merupakan wilayah otonom Denmark di Arktik.
Langkah ini digambarkan sebagai upaya paksaan ekonomi dan militer untuk mengamankan posisi strategis dan mineral di wilayah tersebut.
Denmark dan pemerintah Greenland juga menolak keras rencana tersebut, sekaligus menegaskan bahwa Greenland tidak untuk dijual.
Ambisi Trump untuk menguasai Greenland juga mendapat beragam reaksi dari NATO, yang merupakan aliansi militer dari sejumlah negara di Eropa.
Baca Juga: Denmark Tegaskan Tak Akan Negosiasi Kedaulatan Greenland Meski Trump Klaim Akses Militer Penuh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







