Belum Usai, TNI dan Masyarakat di Aceh Terus Gotong Royong Bersihkan Sisa-sisa Lumpur Pascabencana

AKURAT.CO Upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh terus dikebut dengan membersihkan sekolah, kantor desa, hingga rumah-rumah warga.
Proses pembersihan dilakukan dengan gotong royong antara personel TNI dan warga. Laporan terkini di Kabupaten Bireuen, Senin (26/1/2026), puluhan personel TNI melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan yang berlokasi di Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan.
Dengan menggunakan cangkul, sekop, dan sepatu boot, personel TNI bekerja bersama membersihkan halaman dan ruang sekolah. Meski sebagian area telah dibersihkan, tumpukan lumpur masih terlihat di beberapa sudut sekolah, menunjukkan dampak banjir yang cukup parah.
Baca Juga: 2.824 IKM Terdampak Bencana di Sumatra, Aceh Paling Banyak
Masih di Kecamatan Peusangan, TNI juga membantu membersihkan rumah warga milik Ibu Safiah. Lumpur yang mengendap di lantai dan perabot rumah tangga dibersihkan secara manual agar rumah dapat kembali ditempati dengan layak.
Kegiatan serupa dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang. Di SD Negeri Raja, Desa Raja, Kecamatan Bendahara, personel TNI dan warga bergotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur yang menumpuk di halaman dan ruang kelas sekolah.
Pembersihan juga dilakukan di Gudang Kantor Datok Penghulu, Desa Seuneubok. Lumpur yang telah mengering masih terlihat di sebagian area kantor dan dibersihkan secara bertahap.
Di SMAN 1 Bendahara, Desa Seuneubok, lumpur masih menumpuk di bagian depan sekolah sehingga mengganggu akses masuk. Banyaknya material lumpur membuat proses pembersihan dibantu dengan penggunaan alat berat, agar jalur menuju sekolah kembali terbuka.
Baca Juga: Seluruh Instansi Bersinergi dalam Penanganan Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Bandung Barat
Sementara itu, di Desa Tetingi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, personel TNI bersama warga membersihkan rumah-rumah yang masih dipenuhi lumpur kering. Di beberapa ruangan, lantai rumah yang berwarna putih mulai terlihat setelah dibersihkan.
Namun, di ruangan lainnya, lumpur masih menggunung hingga setengah tinggi ruangan. Dengan cangkul dan sekop, personel TNI tetap bekerja penuh semangat.
Pembersihan juga dilakukan di ruko-ruko di Jalan Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Etalase dan lantai toko masih tertutup lumpur, namun TNI bahu membahu membersihkannya. Sejumlah warga tampak mulai beraktivitas di sekitar lokasi meski kondisi belum sepenuhnya pulih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








